Sunday, 25 February, 2018 - 00:04

Siapkan Rp1,7 Triliun Uang Kartal, BI Sulteng Pastikan Kebutuhan Selama Natal Tercukupi

Kepala BI Sulteng, Miyono. (Foto : Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Mengantisipasi meningkatnya kebutuhan uang kartal masyarakat di Sulawesi Tengah menjelang Natal dan tahun baru, Bank Indonesia (BI) menyiapkan sedikitnya Rp1,7 triliun uang kartal.

Kepala BI Perwakilan Sulawesi Tengah Miyono menyebut, saat perayaan hari-hari besar dan momen-momen tertentu biasanya kebutuhan uang kartal masyarakat akan meningkat. Olehnya, pihak BI pun meningkatkan ketersediaan uang kartal saat menjelang perayaan hari-hari besar termasuk menjelang Natal dan tahun baru.

Tahun ini, BI menyiapkan uang kartal sebanyak Rp1,7 triliun untuk kebutuhan seluruh masyarakat di Sulawesi Tengah. Angka itu tidak jauh berbeda dengan penyediaan uang kartal saat Natal tahun lalu.

“Realisasi tahun lalu itu sekitar hampir Rp800 miliar saat Natal, jadi angkanya juga tahun ini tidak jauh-jauh dari tahun lalu,” ujar Miyono kepada wartawan, Kamis 14 Desember 2017.

BI juga siap melayani penukaran uang untuk keperluan masyarakat selama Natal melalui kas keliling yang beroperasi setiap Selasa dan Kamis di sejumlah titik di Kota Palu.

Jaga Inflasi Tetap Terkendali

Sementara itu, selain menyediakan uang kartaI, Bank Indonesia juga mendorong upaya agar inflasi selama Desember ini bisa terkendali dengan baik.

“Kemarin kami sudah lakukan HLM (High Level Meeting), di situ sudah ada kesepakatan-kesepakatan. Yang sudah kita langsung bergerak itu Pasar Murah TPID bersama dengan pemerintah dan unsur terkait, termasuk perbankan,” katanya.

BI bersama dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) juga sudah sepakat untuk menjaga pasokan setiap komoditas yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Miyono juga memastikan tidak ada alasan di Sulawesi Tengah terjadi kenaikan harga yang berlebihan selama Natal dan Tahun baru. Pasalnya, semua komoditas kebutuhan masyarakat dipastikan ketersediaannya memadai.

“Sulteng gak ada alasan (terjadi lonjakan harga) karena Kepala Bulog juga sudah jamin stok,” katanya.

“Sekarang ada Satgas Pangan, kalau pedagang yang bermain-main akan dilibatkan sama Polri. Dalam waktu dekat KPPU juga akan lakukan sidak,” ungkap Miyono, memastikan pengawasan terkait upaya menstabilkan harga untuk menjaga inflasi di akhir tahun.

“Jangan sampai inflasinya melonjak tinggi karena inflasi kita sudah di trek yang bagus. Inflasi pangan sudah terkendali dengan baik, bahkan kita itu pas Lebaran kemarin terbaik di kawasan timur Indonesia.”

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.