Saturday, 22 July, 2017 - 18:38

Siswa Dukung Masuk Sekolah Senin-Jumat

Siswa saat mengikuti kegiatan Forum Ta’aruf Siswa (Fortas) yang diselenggarakan oleh SMK 1 Muhammadiyah Al Haq Palu, beberapa waktu lalu. (Foto : Dok Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.com - Tahun ajaran baru 2017/2018 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI akan menerapkan program full day school 8 jam belajar bagi siswa. Masuk sekolah pun hanya dari Senin hingga Jumat. Kebijakan ini rencananya mulai diberlakukan 1 Juli 2017.

Hal tersebut ditanggapi sejumlah siswa SMK 1 Muhammadiyah Al Haq Palu, Selasa, 13 Juni 2017. Salah seorang siswa Ahmad Mujadid mengaku kaget dengan program tersebut. Namun dirinya mendukung program bersekolah Senin-Jumat.

“Karena pada Sabtu dan Minggu di hari libur seperti itu, kesempatan siswa untuk lebih banyak meluangkan waktu bersama keluarga. Saya juga menilai itu tidak merugikan kita selaku siswa. Karena dari Senin hingga Jumat waktu pembelajaran ditambah hingga sore hari. Tentunya itu sudah sangat ekstra,” katanya.

Hal senada dikatakan siswa lainnya, Fitri. Kata dia, program tersebut sangat baik buat siswa karena lebih banyak melakukan kegiatan di sekolah.

“Karena sebelumnya ketika sudah pukul pulang 12.00 Wita. Para siswa kebanyakan tidak langsung pulang, masih berkeliaran. Maka dari itu dengan adanya program ini, meminimalisasi siswa berkeliaran diluar sekolah, karena siswa melakukan kegiatan di sekolah hingga sore hari,” ujarnya. 
 
Fitri mengatakan program tersebut juga tidak merugikan intensitas pembelajaran siswa.

“Memang mata pelajaran yang diberikan itu terbilang sangat banyak, karena siswa secara ekstra diberikan pembelajaran. Namun selain itu, para siswa juga bisa berkreasi di sekolah dengan mengadakan kegiatan yang positif. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan rasa bosan saat mengikuti proses belajar di sekolah,” katanya.

Dia menegaskan, sangat setuju dengan program Mendikbud RI yang akan dilakukan Juli mendatang.


Editor : M Yusuf BJ

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.