Tuesday, 21 November, 2017 - 07:11

SMA Karunadipa Tak Terapkan Full Day School

Palu, Metrosulawesi.com - Meskipun sejumlah SMK di Kota Palu telah menerapkan lima hari sekolah dalam sepekan, hal itu tak berlaku di SMA Karunadipa Palu. Pertimbangan administrasi Yayasan Karunadipa yang menyebabkan hal itu.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMA Karunadipa Palu, Swito mengatakan jika sekolah lima hari dilaksanakan tentunya guru juga harus pulang sore, dan yayasan tentu akan mengeluarkan dana konsumsi para guru.  

“Yayasan tidak siap untuk membiayai hal itu. Maka SMA Karunadipa Palu tetap enam hari kerja, waktu pulang sekolah tetap pukul 14.00 WITA siang,” katanya di Palu, Selasa, 25 Juli 2017.

Swito mengatakan sarana dan prasarana sekolah sudah siap, namun kesiapan pembiayaan yayasan belum ada.

“Jika pembiayaan siap, kami sebagai guru siap merenarapkan lima hari sekolah,” ujarnya.

Swito mengatakan SMA Karundipa Palu adalah sekolah swasta, tentunya pembiayaan itu bagian dari yayasan. Sehingga, ketika ada kebijakan lain, maka harus dibicarakan dengan pihak yayasan.

“Keputusan kami menjalankan enam hari kerja ini telah melalui konsultasi dengan Kepala Cabang Tingkat Satu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah. Kami memberitahukan bahwa SMA Karunadipa Palu tidak melaksanakan lima hari sekolah, dan itu telah diizinkan,” ungkapnya.

Swito mengatakan meskipun tidak melaksanakan lima hari sekolah, SMA Karunadipa tetap meningkatkan mutu pendidikan serta pembinaan karakter yang juga terus dilakukan para guru.

“Jadi tidak ada pengurangan pembinaan.Walaupun kami tidak ikuti secara penuh seperti yang diinginkan pemerintah, tetapi kami tetap mengejar mutu pendidikan, artinya minimal sama dengan sekolah lainnya, bahkan bisa lebih meningkatkan mutu tersebut, melalui pembinaan karakter siswa agar lebih baik lagi kedepanya,” karanya.

Berita ini dimuat di Harian Metrosulawesi Edisi No 911 Thn III / 26 Juli 2017. Telusuri seluruh berita Edisi ini di Metrosulawesi Digital

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.