Wednesday, 19 September, 2018 - 19:02

SMA Swasta Raih Nilai Tertinggi UN 2018, Dikbud Sulteng Diminta Evaluasi SMA Negeri

SUASANA UNBK - Siswa-siswi saat mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di salah satu SMA di Kota Palu beberapa waktu lalu. (Foto: Moh Fadel/ Metrosulawesi)

Untuk kesekian kalinya SMA swasta di Sulawesi Tengah, mengungguli capaian SMA Negeri dalam hasil nilai Ujian Nasional (UN) tahun 2018. Pengamat pendidikan menilai sistem pembelajaran dan manajemen sekolah pada SMA di Sulteng, butuh segera di evaluasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulteng.

KEMBALI unggulnya SMA swasta dalam hal nilai UN 2018, Pengamat Pendidikan dari Universitas Tadulako Asep Mahfud menilai, hal itu merupakan gambaran bahwa sistem pembelajaran dan manajeman sekolah negeri yang selama ini diterapkan, tidak memberikan peningkatan kualitas seperti yang diharapkan, sehingga butuh segera dievaluasi.

Asep menyebutkan faktor lingkungan sekolah yang nyaman bagi peserta didik dan pengajar jadi salah satu sebab sekolah swasta lebih unggul.

“Selain itu, pola rekrutmen dan peningkatan kapasitas tenaga pengajar yang dilakukan sistemik juga berperan, serta faktor kemampuan manajerial kepala sekolah,” katanya.

Tiga hal tersebut disarankan Asep, harus menjadi perhatian serius dari Dinas Pendidikan Kebudayaan Sulawesi Tengah.

“Program-program peningkatan kapasitas guru harus dilakukan dengan intens, serta proses seleksi kepala sekolah harus di lakukan dengan terbuka akuntabel dan kompetitif, yang tidak kalah penting,” ujarnya.
 
Menurut Asep, peluasan wewenang kepala sekolah negeri untuk mengambil kebijakan terkait sekolah, agar mampu lebih berinovasi.

Tahun ini nilai hasil Ujian Nasional SMA tahun ajaran 2017/2018 telah diumumkan, berdasarkan data Dinas Pendidikan Kebudayaan Sulteng, nilai UN tertinggi di Sulteng masih di diraih peserta didik dari sekolah swasta, baik jurusan IPA maupun IPS.

Dinas Pendidikan Kebudayaan Sulawesi Tengah, telah mengeluarkan nilai hasil UN peserta tingkat SMA se-Sulteng, berdasarkan data nilai tertinggi tahun 2018 untuk jurusan IPA diraih oleh peserta didik dari SMA Karunadipa Palu atas nama Cornelius Nugroho Hendro dengan capaian nilai total 362.50.

Sedangkan jurusan IPS diraih siswa atas nama Ray Rivaldi Kalive dengan nilai total 325.50 juga dari SMA Karunadipa.

Sekretaris Panitia UN Disdikbud Sulteng Muhamad David, menjelaskan bahwa, nilai peserta ujian nasional SMA itu merupakan akumulasi dari nilai mata pelajaran yang diujikan dalam UN, yakni Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Matematika, Ekonomi, Sosial, dan Geografi untuk jurusan IPS, sedangkan jurusan IPA yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Fisika, Kimia Danbiologi.

Menanggapi nilai tertinggi yang kembali diraih siswa dari SMA swasta, kata David, Disdikbud Sulteng menyatakan bahwa hal itu tidak bisa dijadikan dasar untuk menyatakan sekolah negeri kalah kualitas.

“Sebab masih ada beberapa sekolah negeri yang berada di 5  besar nilai rata-rata tertinggi, seperti Sma Negeri Model Madani Palu, SMAN 1 Tolitoli dan SMA Negeri 1 Palu yang masing-masing berada diurutan 3-5 se-Sulteng untuk jurusan IPA, sedangkan jurusan IPS, SMA Negeri Madani Model Palu menjadi sekolah dengan nilai rata-rata tertinggi,” ujarnya. 


Editor: Udin Salim