Sunday, 30 April, 2017 - 13:34

Error message

  • Warning: Invalid argument supplied for foreach() in views_join->build_join() (line 1548 of /home/metrosulteng/public_html/profiles/openpublish/modules/contrib/views/includes/handlers.inc).
  • Warning: Invalid argument supplied for foreach() in views_join->build_join() (line 1548 of /home/metrosulteng/public_html/profiles/openpublish/modules/contrib/views/includes/handlers.inc).
  • Warning: Invalid argument supplied for foreach() in views_join->build_join() (line 1548 of /home/metrosulteng/public_html/profiles/openpublish/modules/contrib/views/includes/handlers.inc).
  • Warning: Invalid argument supplied for foreach() in views_join->build_join() (line 1548 of /home/metrosulteng/public_html/profiles/openpublish/modules/contrib/views/includes/handlers.inc).

SMANOR Palu Gelar UNBK di Untad

Kepala SMANOR Tadulako Palu, Muhammad Jufri, S.Pd, M.Pd. (Foto : Moh Fadel/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Siswa SMA Negeri Olahraga (SMANOR) Tadulako Palu akan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Laboratorium Komputer Unversitas Tadulako (Untad) Palu. SMANOR Tadulako telah menyatakan siap untuk melaksanakan UNBK pada April 2017.

Demikian dikatakan Kepala SMA Negeri Olahraga (SMANOR) Tadulako Palu Muhammad Jufri, S.Pd, M.Pd kepada metrosulawesi, Selasa, 7 Januari 2017.

Jufri mengatakan pelaksanaan UNBK di Untad Palu sesuai arahan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulteng.

“Pihak sekolah telah melakukan sosialisasi ke siswa kelas III, bahwa nanti akan melaksanakan UNBK, sehingga mereka sejak tahun 2016 kemarin, sudah mulai mempersiapkan diri dalam menghadapi UNBK pada April 2017,” katanya.

Kata dia, SMANOR bisa melaksanakan UNBK di Untad Palu, karena hasil regulasi dan koordinasi pihak Disdikbud Sulteng melalui Bidang Pendidikan SMA dan bidang PKLK kepada pihak Untad Palu.

“Siswa peserta kelas III yang akan mengikuti UNBK tahun 2017 ini, sebanyak 41 siswa. Mereka ini telah diberikan tambahan belajar mulai dari tiga bulan yang lalu hingga saat ini. Mereka juga diberikan pembinaan dalam bentuk pembalajaran kisi-kisi UN tahun lalu, kemudian pembelajaran secara intensif, agar mereka bisa fokus dalam melaksanakan UNBK,” ujarnya.

Jufri mengatakan pihaknya belum bisa melaksanakan UNBK secara mandiri, karena kurangnya sarana komputer. Namun sesuai koordinasi dengan pihak Disdikbud Sulteng, maka SMANOR Tadulako Palu diarahkan untuk melaksanakan UNBK di Untad Palu.

“SMANOR ini sekolah khusus berbagai bidang olahraga. Sehingga kami di sekolah mengacu pada sistem promosi dan degradasi. Artinya, bahwa jatah setiap angkatan diberikan data sebanyak 72 siswa. Tetapi 72 siswa tersebut tidak menjamin sampai masuk ke kelas III. Karena apabila dalam evaluasi sekolah dan bidang PKLK bahwa perkembangan prestasi siswa bersangkutan tidak ada kemajuan, maka kami akan kembalikan segera ke sekolah di daerah asalnya,” katanya.

Jufri mengungkapkan tahun ini, adalah kali pertama SMANOR Tadulako Palu mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). 

“Sehingga kami melakukan persiapan lebih baik lagi. Dengan melakukan simulasi dan try out dengan memakai sistem berbasis komputer di laboratorium Untad Palu."

“Untuk persoalan sarana kami sangat terbatas, terutama komputer dan jaringan. Namun kami tidak melihat fasilitas yang tidak lengkap tersebut sebagai kendala untuk mengikuti UNBK. Tetapi kami berusaha agar setiap siswa kami dapat mengikuti UNBK melalui kordinasi bersama dengan Disdikbud, sehingga ada solusi bagi kami untuk melaksanakan UNBK,” terangnya.

Menurutnya, UNBK adalah barometer untuk siswa kedepan. Tidak menutup kemungkinan seluruh sekolah di Sulteng bahkan di Indonesia akan melaksanakan UNBK.

“Saya berharap kepada pemerintah, khususnya Disdikbud Sulteng untuk memberikan bantuan terkait dengan tambahan komputer serta jaringan wifi yang terjangkau. Sehingga, kami kedepan bisa melaksanakan UNBK di sekolah secara mandiri,” ungkapnya.


Editor : M Yusuf BJ

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.