Monday, 28 May, 2018 - 03:11

SMPN 1 Palu-Lembaga Adat Jalin Kerjasama Maksimalkan Pemakaian Atribut Kepala

FOTO BERSAMA - Kepala SMPN 1 Palu Farida batjo foto bersama dengan guru dan siswa-siswi usai mendengar penyampaian dari salah seorang anggota lembaga adat, Kamis, 25 Januari 2018. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - SMPN 1 Palu bekerjasama dengan Lembaga Adat setempat untuk memaksimalkan pemakaian atribut kepala oleh siswa sesuai dengan daerahnya masing-masing.

Demikian dikatakan Kepala SMPN 1 Palu, Farida Batjo di ruang kerjanya, Kamis, 25 Januari 2018.

“Kerjasama dengan lembaga adat ini merupakan rencana program kami tahun ini. Hal ini juga sesuai dengan komitmen Pemerintah Kota Palu. Pembangunan nilai-nilai budaya yang diinginkan Pemkot Palu memang dimulai dari peserta didik,” katanya.

Karena pentingnya budaya itu, Farida menginginkan para siswanya tidak hanya mengetahui nama atribut kepala sesuai daerahnya masing-masing, namun para siswa diharapkan mengetahui guna dari atribut kepala tersebut.

“Olehnya itu, kami mencoba mengundang salah seorang dari lembaga adat di Palu untuk menjelaskan kegunaan dari siga, sampolu dan atribut kepala daerah lainnya,” jelasnya.

Farida mengungkapkan semua siswa dan guru di SMPN 1 Palu  diwajibkan menggunakan atribut kepala sesuai daerahnya masing-masing.

“Karena sangat terlihat bahwa Indonesia terdiri dari beragam suku. Sikap saling menghargai  dan menghormati pun akan muncul. Walaupun berbeda bentuknya pakaiannya, tetapi semua tetap satu. Hal inilah yang sebenarnya diinginkan oleh Pemkot Palu,” ungkapnya.

Farida menegaskan bagi siswa yang tidak menggunakanya atribut kepala, maka orang tuanya akan dipanggil.

”Karena tidak ada alasan apapun, ini wajib dilakukan oleh siswa,” katanya.


Editor: M Yusuf Bj