Sunday, 22 July, 2018 - 22:23

SMPN 1 Palu Libatkan Molibu Rancang Program

PERTEMUAN - Orang tua Siswa SMPN 1 Palu saat mengikuti pertemuan molibu kelas dengan sekolah, di halaman SMPN 1 Palu, Kamis, 15 Maret 2018. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - Kepala SMP Negeri 1 Palu, Farida Batjo mengatakan belum lama ini, pihaknya mengundang sejumlah orang tua siswa yang tergabung dalam molibu kelas IX membahas perkembangan persiapan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

“Segala sesuatu, jika membahas tentang program sekolah dan keberhasilan siswa harus dibicarakan dengan orang tua siswa, karena orang tua ini adalah bagian dari keluraga sekolah,” kata Farida di ruang kerjanya, Kamis, 15 Maret 2018.

Dalam pertemuan itu, Farida Batjo menyampaikan hasil-hasil pembinaan siswa di sekolah, sekaligus  memberikan hasil rapor sementara siswa dari pelaksanaan try out interen hingga hasil simulasi.

“Orang tua sangat antusias, sehingga ada beberapa orang tua menanyakan terkait UNBK, mengenai sarana komputer yang kurang. Kami menjawab, sarana prasarana komputer adalah hak pemerintah Kota Palu untuk memberikan. Jadi  sarana itu hanya dipikirkan oleh Pemkot Palu. Kami hanya meminta kepada orang tua siswa untuk membantu sekolah merencanakan program,” ujarnya.

Selain itu, Farida juga meminta para orang tua siswa agar membimbing anak-anaknya sukses dalam mengikuti UNBK, dengan harapan siswa SMPN 1 Palu dapat meraih nilai terbaik se-Sulteng.

“Orang tua sebenarnya tidak segan-segan memberikan bantuan kepada sekolah, tetapi kami menolak. Artinya, bantuan itu tidak harus berupa materi. Tetapi yang kami inginkan, bagaimana sekolah mampu berkominikasi dengan orang tua, serta dapat memberi perhatian dan pengawasan kepada anak didiknya,” ungkapnya.
 
“Molibu artinya bermusyawarah, membicarakan hal-hal positif. Utamanya membicarakan program sekolah, serta paling penting, membahas tentang prestasi anak didik, baik dari sisi akademik maupun non akademik,” jelasnya.

Kata dia, Molibu Kelas ini memiliki struktur kepengurusan yang terdiri dari para orang tua peserta didik.

“Sehingga dalam struktur itu ada Kepala Sekolah, Wali Kelas dan Molibu,” katanya.

Farida mengatakan untuk menjalin komunikasi yang baik antara sekolah dan orang tua, Molibu Kelas juga membuat grup media sosial yang bertujuan untuk mengawasi peserta didik di sekolah.

“Sehingga komunikasi antara wali kelas dengan orang tua terus berjalan,” katanya.

“Komunikasi intens molibu dan sekolah adalah salah satu program sekolah yang tujuannya menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya siswa bolos, terlambat, tindak kekerasan, narkoba, begal, serta hal negatif lainya. Sehingga para siswa ini bisa terkontrol dengan baik,” ujarnya.


Editor: M Yusuf Bj