Thursday, 20 September, 2018 - 20:56

SMPN 14 Palu Terapkan Lima Hari Sekolah

Harlina. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - Tepatnya 8 Januari 2018, SMP Negeri 14 Palu mulai melaksanakan lima hari sekolah atau Five Days School (FDS). Menurut Kepala SMPN 14 Palu, Harlina, perubahan sistem tersebut mendapat dukungan penuh dari orang tua dan guru di SMPN 14 Palu.

Sebelum pelaksanaan lima hari sekolah ini, kata Harlina, pihak sekolah telah melakukan pembahasan antara seluruh stakeholder terkait dengan pelaksanaan FDS di SMPN 14 Palu. Hal ini dilakukan untuk mematangkan persiapan melaksanakan program tersebut.

“Jadi pelaksanaan proses pembelajaran seperti biasanya, hanya saja waktu pulang sekolah hingga pukul 17.00 Wita. Maka untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) dilaksanakan sampai pukul 15.00 Wita, sedangkan sisa waktu dua jam pukul 16.00-17.00, kami isi dengan kegiatan ekstrakulikuler,” jelasnya.    

Kecuali pada Rabu, kata Harlina, semua siswa wajib mengikuti pramuka.

“Senin-Selasa siswa tinggal memilih ekskul yang mana mereka ikuti, sesuai dengan potensi dan bakatnya,” katanya.

“Para guru mempunyai komitmen untuk melaksanakan lima hari sekolah. Jika ada guru tidak laksanakan tugasnya mengajar di kelas tanpa ada kabar, pemimpin upacara mengumumkan nama guru yang tidak masuk tersebut. Sehingga bukan hanya siswa dicari tidak masuk kelas, namun gurunya juga,” imbuhnya.

Harlina mengatakan, sebenarnya penerapan lima hari sekolah ini fokus pada pembinaan karakter siswa.

“Para siswa muslim, diwajibkan sholat dzuhur dan ashar berjamaah, sehingga bukan hanya karakter akademik di bentuk di sekolah. Namun diharapkan karakter keagamaan siswa lebih meningkat,” katanya.

“Begitupun agama lainnya, diwajibkan beribadah di ruangan yang telah disediakan pihak sekolah,” katanya.

Harlina berharap dengan adanya penerapan lima hari sekolah ini bisa menghasilkan siswa yang berkarakter.

“Semoga bisa lebih baik lagi kedepan,” katanya.
 
 
Editor: M Yusuf Bj