Friday, 22 June, 2018 - 13:35

Soal DPT Ganda, Panwaslu Segera Surati KPU Parimo

Muhammad Rizal. (Foto: Ist)

Parimo, Metrosulawesi.com - Laporan tim pasangan Amrullah Almahdali-Yufni Bungkundapu (AMIN) terkait temuan adanya Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang ganda maupun invalid, Panwaslu Parimo segera memberikan rekomendasi kepada KPU Parimo atas temuan itu.

Melalui Kordiv Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Parimo, Muhammad Rizal,  mengatakan laporan tim Paslon belum masuk kategori laporan, karena surat yang diberikan kepada Panwaslu masih berupa pemberitahuan.

“Sampai saat ini laporan kepada kami belum ada unsur formil materilnya,” jelas Rizal sapaan akrabnya Jumat 25 Mei 2018.

Pemberitahuan tim Paslon AMIN ada tiga poin, yakni data ganda, NIK invalid, dan KK invalid. Untuk data ganda sudah seluruh Panwascam di 23 Kecamatan di Parimo telah mendapatkannnya, data ganda tersebut dan itu sudah menjadi sebuah temuan, seperti hal laporan dri tim Paslon AMIN dapatkan.

“Kami juga menunggu rekomendasi tembusan dari PPK, dan kami juga menunggu Panwascam memasukan data ganda tersebut. Setelah itu, kami akan mengajukan ke KPU terkait temuan itu. Dalam temuan tersebut hampir 200 orang datanya ganda,” tuturnya.

Panwaslu akan merekomendasikan ke KPU Parimo untuk melakukan identifikasi kembali atau menyampaikan kepada KPPS untuk jangan sampai memberikan surat panggilan dua kali pada pemilih, itu yang harus di pastikan.

“Dalam pembuatan surat suara itu berdasarkan DPT, jika kemarin DPT tidak di tetapkan atau belum di tetapkan, maka kemudian sampai saat ini surat suara belum ada. Akan tetapi surat suara sudah ada, karena patokan jumlah surat suara tersebut berdasarkan DPT. Untuk itu kami sebagai Panwaslu hingga panwascam akan mengawasi sampai voting day atau tiga hari sebelum voting day,” pungkasnya.       


Editor: Elwin