Thursday, 20 September, 2018 - 20:33

Sulteng Telah Miliki Destinasi Wisata Kelas Dunia

SAMBUTAN - Pembina Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Nasional, yang juga Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi dan Media Kementerian Pariwisata RI, Don Kardono saat menyampaikan sambutan di acara Deklarasi GenPI Sulteng di Anjungan Nusantara Pantai Talise belum lama ini. (Foto: Moh Fadel/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Pembina Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Nasional, yang juga Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi dan Media Kementerian Pariwisata RI, Don Kardono mengaku sempat mengunjungi tempat destinasi yang hebat di Sulawesi Tengah.

“Saya sempat menuju ke satu tempat yang namanya Sambori yang biasanya di sebut Raja Ampat Sulawesi, saya yakin kita belum banyak yang ketahui, tetapi ketika kita ekspos melalui media sosial, responnya luar biasa. Masyarakat banyak bertanya dan ingin mengetahui lebih dalam tempatnya dimana serta ke tempat wisata tersebut bagaimana. Ini sebagai satu contoh kecil bahwa di Sulteng sudah punya destinasi yang world class level atau kelas dunia,” ujar Don Kardono di Anjungan Nusantara Pantai Talise, belum lama ini. 

Don Kardono mengatakan sayang sekali jika Sulteng sudah mempunyai destinasi  yang berkelas dunia, jika tidak di promosikan dengan dunia.

“Dari sambori saya menemukan Blue Lagoon dan yang menemukan itu anak-anak netizen, ini sangat luar biasa. Saya mendengar dari Bupati Banggai ada juga Pulau Dua, destinasi ini  potensinya juga luar biasa, serta Togean dan lainnya. Masih ada banyak destinasi yang belum tereksplor dengan bagus,” katanya. 

Olehnya, kata Don Kardono, ini kesempatan bagus bagi Pemerintah Daerah Provinsi Sulteng untuk bersama-sama mempromosikan wisata di Sulteng. 

Sementara Gubernur Sulteng Longki Djanggola mengaku sangat menyadari di Sulteng begitu banyak potensi pariwisata, hanya saja belum bisa digarap secara maksimal khususnya dalam sisi infrastrukturnya.

“Olehnya itu saya mengimbau kepada kita semua, selain itu menjadi tugas Pemerintah Provinsi, saya mohon Pemerintah Kabupaten juga ikut berperan dan berpartisipasi memperbaiki infrastruktur pariwisata yang ada di kabupatennya masing-masing,” katanya.

“Kedepan, apabila infrastruktur itu bagus, destinasi wisata itu juga ramai dikunjungi, maka yang akan mendapatkan keuntunganya adalah kebupaten itu sendiri, karena turis atau wisatawan berkunjung ke daerah itu. Maka saya minta tangung jawab ini tidak saja diberikan kepada kami di tingkat provinsi, tetapi kita semua punya tangung jawab yang sama untuk memperbaiki dan meningkatkan semua infrastruktur pariwisata yang memang sangat memadai untuk dijual,” ujarnya. 

Longki juga meminta agar lebih membantu generasi pesona Indonesia, mungkin melalui Dispar Provinsi dan Kabupaten ikut memfasilitasi para GenPI meninjau langsung destinasi wisata yang pantas dan layak untuk di jual, karena melalui medsos GenPI yang lebih tepat untuk memasarkannya.

 

Editor: M Yusuf Bj