Friday, 20 April, 2018 - 22:46

SWMU Gelar Sunatan Massal

Kolonodale,  Metrosulawesi.com - Solidaritas Wartawan Morowali Utara (SWMU) menggelar khitanan massal di gedung serbaguna Morokoa, Kelurahan Kolonodale, Kecamatan Petasia, Sabtu (31/3). Bhakti sosial pertama SWMU ini diikuti 68 anak-anak panti asuhan dan beberapa kaum dhuafa lainnya dari desa pesisir di kecamatan tersebut.

Junaid, wartawan Pos Palu (Radar Sulteng Group) selaku koordinator pelaksana khitanan massal ini mengatakan kegiatan ini terlaksana berkat dukungan dari Dinas Kesehatan Daerah Morut, RSUD Kolonodale serta sejumlah pihak swasta setempat.

"Alhamdulillah kegiatan kami bisa berjalan berkat dukungan Pemkab Morut dan pihak swasta di daerah kita," ujarnya di sela-sela kegiatan itu.

Dalam pelaksanaannya, Ia menyebut RSUD Kolonodale menurunkan lima orang dokter dan lima orang perawat. Sedangkan Dinkes membantu obat-obatan. Sementara pihak swasta membantu menyediakan 100 lembar sarung.

"Untuk makan minum kami yang siapkan. Begitu pula dengan biaya transportasi untuk peserta masing-masing lima puluh ribu rupiah," jelas Junaid.

Di tempat yang sama, Ketua SWMU sekaligus sebagai ketua pelaksana khitanan massal Rudi Andi Mairi mengaku lega. Pasalnya, bhakti sosial ini cukup lama direncanakan hingga terlaksana berkat kerjasama beberapa pihak itu.

"Kami bersyukur, segala niat kami meringankan beban para orangtua yang anaknya belum dikhitan akhirnya terlaksana. Terima kasih kepada bebeberapa pihak yang telah membantu," kata pimpinan redaksi Pamor Sulteng itu.

Lanjut dikatakan Rudi, selain itu, SWMU telah mengagendakan bhakti sosial di bulan Ramadhan tahun ini. Wacana itu menyusul kesiapan sejumlah donatur yang ikhlas menyisihkan sebgian hartanya untuk kaum dhuafa. Olehnya, ia berharap seluruh wartawan anggota SWMU berperan aktif mwnyukseskan wacana lanjutan itu.

"Bulan Ramadhan nanti kita akan membagi-bagikan sembako kepada para kaum dhuafa di Morut," sebut Rudi.

Himawati, satu di antara puluhan orangtua yang hadir mendampingi anaknya di gedung Morokoa mengaku sangat terbantu atas bhakti sosial SWMU ini. Menurutnya, jika menggunakan biaya sendiri, para orangtua harus menyiapkan anggaran minimal Rp700ribu. 

"Alhamdulillah anak saya sudah dikhitan. Terimakasih kepada SWMU sudah membantu warga miskin seperti kami ini," kata warga Bahontula itu. (*)