Saturday, 19 August, 2017 - 19:20

Tak Absen Salat Berjamaah, Kisah Viral Pemuda Difabel Bikin Takjub

Adri usai salat di Masjid Al-Aman Polresta Balikpapan.

Jakarta, Metrosulawesi.com - Kisah tentang seorang pemuda difabel yang salat berjemaah menjadi viral di media sosial. Meski memiliki keterbatasan, pemuda bernama Adri itu tak absen salat berjemaah di masjid. Membuat takjub orang yang melihat dan kemudian mengunggah kisahnya ke media sosial.

Cerita tentang Adri ini dikisahkan oleh seorang pengguna Facebook bernama Mohamad Gunadi. Hingga Jumat 4 Agustus pukul 18.50 WIB, posting Facebook itu sudah dibagikan hampir 25 ribu kali.

Gunadi bertemu dengan Adri pada 22 Juli 2017. Saat itu Adri, yang berasal dari Banyuwangi, baru 12 hari di Balikpapan. Mereka bertemu di Masjid Al-Aman Polresta Balikpapan.

"Saya bertemu dia saat salat zuhur, asar, dan magrib hari Sabtu itu. Dan baru memulai percakapan menjelang isya," tulis Gunadi.

Mereka kemudian berbincang selagi melepas sepatu untuk wudu. Gunadi bertanya apakah Adri bekerja di sekitar Polres Balikpapan.

"Belum Pak. Lagi cari-cari kerja. Saya baru sampai di Balikpapan 12 hari yang lalu. Diajak teman untuk kerja di sini, tapi ternyata ditipu," ungkap Gunadi menirukan perkataan Adri.

Barang-barang berharga, termasuk HP, diambil oleh temannya itu. Azan isya berkumandang dan percakapan dihentikan. Seusai salat, Adri melanjutkan cerita bahwa dia awalnya bekerja sebagai sopir truk Fuso namun mengalami kecelakaan pada April 2016. Akibatnya, kaki Adri diamputasi hingga pangkal paha.

Seusai kecelakaan, Adri mencari-cari pekerjaan lagi tapi kesulitan karena keterbatasan fisik. Gunadi mengaku salut akan kegigihan Adri.

"Yang membuat salut adalah dengan kondisi tinggal satu kaki, dia tetap istikamah salat ke masjid setiap waktu salat, di sela-sela dia berusaha mencari pekerjaan. Dan berusaha untuk salat tetap berdiri dengan satu kaki," cerita Gunadi.

Gunadi sempat bertanya alasan Adri tak menunaikan salat sambil duduk. Ternyata Adri mengaku masih kuat menjalankan salat sambil berdiri dengan satu kaki.

"Saya masih mampu berdiri, Pak. Saya duduk kalau sudah sangat terpaksa, yaitu saat kondisi badan drop karena capek berjalan jauh mencari pekerjaan," kata Adri, yang diulang Gunadi.

Gunadi merekam dan memotret Adri yang sedang salat. Dia lalu menyimpan dan membagikannya di Facebook.

"Saya tunjukkan rekaman saya ke dia, sekaligus minta izin untuk menyimpannya sebagai penyemangat saya yang alhamdulillah masih diberikan kesehatan. Agar dapat istiqamah salat berjemaah di masjid," tutur Gunadi.

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.