Tuesday, 26 September, 2017 - 22:32

Tangkapan Ikan Nelayan Melimpah, Pelabuhan Bungku Disesaki Pembeli

Aktifitas Pelabuhan Bungku. (Foto : Murad Mangge/ Metrosulawesi)

Bungku, Metrosulawesi.com - Pelabuhan Bungku beberapa hari ini tak hanya ramai karena aktivitas sarana kapal angkutan penumpang dan barang jasa. Tetapi juga setiap paginya kapal penangkap ikan mulai terlihat aktifitas memenuhi pelabuhan.

Terkadang bukan semata-mata faktor kapal banyak yang berlabu sampai membuat Pelabuhan Bungku kelihatan ramai jadinya. Bahkan tepat waktunya ada juga hiruk pikuk warga yang datang hendak membeli ikan, untuk di konsumsi bersama keluarga dan dijual kembali.

Sesungguhnya tidak biasa memang Pelabuhan Bungku mulai ramai oleh warga, terlebih ini datang justru karena bersamaan waktunya tangkapan ikan Nelayan berlimpah, dimana sebelumnya juga akan ramai apabila datang kapal angkutan penumpang dan jasa berlabu.

Demikian pula untuk menampung ikan hasil dari pembelian masing-masing warga, sudah membawa perlengkapan yang sering digunakan. Sisi lain, tampak antara penjual dan pembeli melakukan penawaran harga barulah ikan dapat berpindah tangan.

Waktu menanti kedatangannya kapal penangkap ikan yang masih berada ditengah lautan. Seperti biasanya warga yang menunggu diatas lantai Pelabuhan kerap memanfaatkan kesempatan memandangi pesona laut sekitar, sembari menikmati sejuknya udara pagi hari.

Sementara seorang warga Bungku mengaku, kalau pada saat musim ikan memang setiap pagi Pelabuhan ini ramai, berbeda kalau musim ombak secara otomatis Nelayan penangkap ikan tidak berani turun melaut, karena lebih memilih beristirahat sambil membenahi kapal.

"Biasanya sebelum matahari pagi terbit sebagian warga sudah banyak kelihatan di Pelabuhan ini menunggu kapal penangkap ikan," ucap warga saat pagi disambangi Metrosulawesi di Pelabuhan, Kamis 9 Februari 2017.

Hiruk pikuk warga di Pelabuhan Bungku juga tak memakan waktu lama, sebab usai memperoleh kebutuhannya mereka langsung beranjak dari tempatnya untuk melanjutkan aktivitas lain, keramaian bisa terlihat kembali berikutnya manakala hasil tangkapan Nelayan berlimpah.


Editor : Subandi Arya 

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.