Saturday, 29 April, 2017 - 21:51

Error message

  • Warning: Invalid argument supplied for foreach() in views_join->build_join() (line 1548 of /home/metrosulteng/public_html/profiles/openpublish/modules/contrib/views/includes/handlers.inc).
  • Warning: Invalid argument supplied for foreach() in views_join->build_join() (line 1548 of /home/metrosulteng/public_html/profiles/openpublish/modules/contrib/views/includes/handlers.inc).
  • Warning: Invalid argument supplied for foreach() in views_join->build_join() (line 1548 of /home/metrosulteng/public_html/profiles/openpublish/modules/contrib/views/includes/handlers.inc).
  • Warning: Invalid argument supplied for foreach() in views_join->build_join() (line 1548 of /home/metrosulteng/public_html/profiles/openpublish/modules/contrib/views/includes/handlers.inc).

Tarif KM Toboli-Wakai Berkisar Rp97 Ribu Per Penumpang

SALAM KOMANDO - Plt Kepala Dishub Sulteng Haris Renggah, Plt GM PT ASDP Cabang Luwuk Arifuddin didampingi jajaran usai meneken izin operasi penyeberangan KM jalur Toboli-Wakai di Ruang Rapat Dishub Sulteng, Kamis, 5 Januari 2017. (Foto : Michael Simanjuntak/ Metrosulawesi)

Mulai Operasi 15 Januari

Palu, Metrosulawesi.com - Plt Kepala Dinas Perhubungan Sulteng Haris Renggah bersama Plt General Manager (GM) PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Luwuk Arifuddin menandatangani izin operasi penyeberangan Kapal Motor (KM) jalur Toboli Kabupaten Parigi Moutong dan Wakai Kabupaten Tojo Unauna di Ruang Rapat Dishub Sulteng, Kamis, 5 Januari 2017.

Haris Renggah mengatakan, jalur KM Toboli-Wakai direncanakan mulai beroperasi perdana pada 15 Januari mendatang melalui dermaga (pelabuhan) Toboli Parimo. Untuk tarif yang akan dibebankan kepada penumpang akan ditentukan kemudian.

“Dengan mulai beroperasi nanti jalur Toboli-Wakai kita berharap dapat mendongkrak roda perekonomian daerah,” ujar Haris.

Kata dia, dengan disubsidi pemerintah, operasional jalur KM Toboli-Wakai dipastikan tarif yang digunakan cukup terjangkau.  Secara perkiraan, dengan jarak 115 mil antara Toboli-Wakai, masyarakat hanya akan dibebankan biaya Rp97 ribu/penumpang di luar angkutan barang.

“Jadi dengan tarif itu saya kira cukup murah dan dapat terjangkau masyarakat. Kalau untuk biaya angkutan kendaraan dan barang akan kami tentukan kemudian melalui penetapan pak gubernur, karena itu kewenangan pemerintah provinsi,” katanya.

Dia menambahkan, beroperasinya jalur Toboli-Wakai juga mendukung suksesnya program pemerintah khususnya di Sulteng dalam bidang pariwisata. Hal ini karena jalur yang dilalui merupakan titik-titik destinasi wisata daerah.

Sementara itu, Plt GM ASDP Cabang Luwuk Arifuddin menjelaskan, untuk tahap awal, jalur Toboli-Wakai akan dilayani KM Tunatomini dengan kapasitas 200 orang penumpang dan puluhan kenderaan campuran. Pihaknya akan mengoperasikan KM Tunatomini sebulan dua kali atau satu kali dalam dua minggu.

“Kami juga berharap dengan adanya lintasan baru ini, masyarakat bisa memanfaatkan armada yang ada untuk mendukung perekonomian di bidang perdagangan antar daerah,” ucap Arifuddin.


Editor : Udin Salim

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.