Friday, 20 April, 2018 - 14:46

Terbukti Korupsi, Ketua dan Sekretaris KONI Parimo Divonis 14 Bulan Penjara

Palu, Metrosulawesi.com - Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Parimo, Muhammad Awalunsyah Passau dan Sekretaris KONI Parimo, Abdul Razik Mardjengi divonis dengan pidana penjara masing-masing selama 1 tahun 2 bulan atau 14 bulan penjara. Kedua terdakwa terbukti melakukan korupsi dana hibah KONI Kabupaten Parimo tahun 2014.

Putusan itu dibacakan dalam sidang terbuka untuk umum di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Palu, Rabu, 28 Maret 2018.

Majelis Hakim Ketua, I Made Sukanada yang didampingi Felix Da Lopes dan Margono masing-masing Hakim anggota dalam putusannya mengatakan, terdakwa Muhammad Awalunsyah Passau bersama-sama dengan terdakwa Abdul Razik Mardjengi telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan korupsi dana hibah KONI Kabupaten Parimo tahun 2014.

Kedua terdakwa terbukti mlakukan korupsi sebagaimana diatur dan diancam dalam pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang (UU) Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Republik Indonesia Nomor  20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP. Sehingga, terdakwa Muhammad Awalunsyah Passau dihukum dengan pidana penjara selama 1 tahun 2 bulan dan denda senilai Rp50 juta subsidair 1 bulan kurungan, serta membayar uang penganti senilai Rp28 juta subsidair 1 bulan penjara. Sedangkan terdakwa Abdul Razik Mardjengi dihukum dengan pidana penjara selama 1 tahun 2 bulan dan denda senilai Rp50 juta subsidair 1 bulan kurungan serta membayar uang penganti senilai Rp60.500.000 subsidair 2 bulan penjara.

Putusan Majelis Hakim lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Pasalnya, JPU menuntut kedua terdakwa masing-masing selama 2 tahun 6 bulan, dan denda masing-masing senilai Rp50 juta subsidair 3 bulan kurungan.

Selain itu, kedua terdakwa juga dituntut membayar uang penganti, yakni terdakwa Muhammad Awalunsyah Passau membayar uang penganti senilai Rp28 juta subsidair 1 tahun 3 bulan penjara. Sedangkan terdakwa Abdul Razik Mardjengi membayar uang penganti senilai Rp60.500.000 subsidair 1 tahun 3 bulan penjara.

Bahwasanya, tahun 2014,  KONI Parimo mendapat  dana hibah yang bersumber dari APBD Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parimo senilai Rp2 miliar. Dana tersebut dipergunakan untuk mengikuti kegiatan Pekan Olahraha Provinsi (Porprov) di Poso tahun 2014.

Terhadap putusan tersebut, Majelis Hakim memberikan kesempatan kepada kedua terdakwa untuk menyatakan sikap selama 7 hari, apakah menerima atau melakukan upaya hukum lain.

 
Editor: Syamsu Rizal