Saturday, 23 June, 2018 - 01:08

Terpidana Korupsi di PU Buol Ditangkap Sedang Tidur

TANPA PERLAWANAN - Terpidana Muhammad Samsul A.Umar (baju kuning) diapit oleh petugas dari Kejari Buol menandatangani berita eksekusi, Kamis 4 Januari 2018. (Foto : Ist)

Tolitoli, Metrosulawesi.com - Tim Kejari Buol yang dipimpin Nengah Ardika SHM MH, didampingi sejumlah polisi menangkap terpidana kasus korupsi, M Samsul A Umar, Kamis sore 4 Januari 2018. Dia ditangkap di rumahnya di Kelurahan Kulango, Kabupaten Buol.

Terpidana Samsul A Umar sebelumnya lolos dari eksekusi kejaksaan. Dia bahkan sebelumnya tiga kali akan dieksekusi namun gagal.

“Karena terpidana mengerahkan massa dan bersenjata tajam,” kata Humas Kejati Sulteng, Andi Rio, Jumat 5 Januari 2018.

Andi mengatakan, terpidana Samsul A. Umar adalah selaku staf Seksi Pemerintahan Kantor Camat Momunu Kabupaten Buol bersama dengan Darna S.Sos pada bulan Desember 2008 sampai dengan bulan April 2009 di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Buol melakukan tindakan yang merugikan keuangan negara senilai Rp5,1 miliar lebih, dengan cara tidak menyetorkan dana PPN dan PPh proyek Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Buol yang telah diterima oleh Darna.

Sebelum penangkapan pada Kamis 4 Januari lalu,  Tim intel Kejari Buol telah melakukan pemantauan selama lebih kurang tiga minggu.

Tim melakukan penangkapan dengan cara berpura pura menyewa kursi di tempat terpidana guna memastikan keberadaan terpidana. Setelah Kasi Intel mendapatkan informasi bahwa terpidana berada di rumah dan sedang tidur  tim Kejari yang  dibantu dari kepolisian mengepung rumah terpidana dan Kasi Intel langsung mengamankan terpidana dari dalam kamar tidur.

“Pada saat dilakukan penangkapan tidak ada perlawanan dari tersangka,” ujar Andi Rio.

Selanjutnya tim Intelijen Kejari Buol membawa terpidana  ke rutan cabang Tolitoli di Leok II  untuk dieksekusi.

"Samsu A Umar dieksekusi berdasarkan putusan  pidana dengan amar putusan pidana penjara empat tahun uang pengganti Rp1,8 miliar lebih, subsider  1 tahun, denda Rp200 juta, subsider  dua bulan,” ungkap Andi Rio.

Terpidana Samsul A. Umar terbukti melanggar Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat (1)  Ke 1 KUHP pasal 64 Ayat (1) KUHP.


Editor : Udin Salim

Berita Terkait