Saturday, 22 September, 2018 - 10:10

Tersangka Wajib Tanam Pohon Sebelum Dilimpah

Tolitoli, Metrosulawesi.com - Polres Buol menerapkan program unik bagi setiap tersangka yang telah selesai menjalani proses hukum di kepolisian. Sebelum dilimpahkan ke kejaksaan, para tersangka wajib menanam pohon.

Seperti yang terjadi pada dua tersangka kasus penganiayaan berinisial AF dan DC, warga Kecamatan Biau. Berkas perkara keduanya dinyatakan telah P21 dan siap dilimpahkan ke Kejari Buol.

Namun sebelum diserahkan ke Kejari Buol, kedua tersangka melakukan penanaman dua bibit pohon buah, Jumat 7 September 2018, sekitar pukul 09.00 Wita.

Kapolres Buol AKBP Budi Priyanto, melalui Kasat Reskrim Polres Buol  menjelaskan, sebelum diserahkan ke kejaksaan, kedua tersangka terlebih dulu menanam pohon di kebun buah Polres Buol. Bibit pohon sudah disiapkan.

Kedua tersangka tersebut menanam pohon buah masing-masing yang diberi label sesuai dengan nama orang yang menanamnya.

“Ini sebagai pembinaan bagi para tersangka yang diamankan di Polres Buol guna menjalani proses hukum agar lebih mencintai lingkungan, dengan menanam buah yang bermanfaat buat orang banyak dan sebagai pengingat agar tidak kembali melakukan perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga maupun orang lain,” jelas Kasat Reskrim Polres Buol Iptu Aji Riznaldy Nugroho kepada wartawan.

Dikatakan, penanaman pohon buah ini merupakan program dari Kapolres Buol, AKBP Budi Priyanto untuk para tersangka yang telah selesai menjalani proses hukum di Polres Buol.

Setelah kedua tersangka yang dikenakan Pasal 170 KUHP itu menanam pohon buah, selanjutnya keduanya diantar menuju kantor Kejari Buol untuk diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum guna menjalani proses hukum lebih lanjut.


Editor: Syamsu Rizal