Saturday, 18 August, 2018 - 20:04

Tiga Pemain Baru Narkoba Ditangkap, Satu Dijerat Hukuman Mati

PEMAIN BARU - Ketiga tersangka saat gelar tersangka dan barang bukti di Mapolres Palu, Jumat 27 Juli 2018. (Foto: Eddy/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com – Tiga pengedar sabu yang berhasil ditangkap Satuan Narkoba Polres Palu pada Rabu 25 Juli 2018 lalu, ternyata adalah pemain baru. Polisi masih melakukan penyelidikan kemungkinan terkait kasus pencurian sepeda motor.

Waka Polres Palu, Kompol Basrum Sychbutuh SH, mengatakan, ketiga tersangka yang diamankan berinisial CO (23) RR (23) dan RA (32). Dari tangan tersangka polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti.

“Dari tangan para tersangka petugas mengamankan barang bukti berupa, narkotika jenis Sabu seberat 38,42 gram bruto, yang sudah terbagi dalam beberap paket kecil, 2 unit timbangan digital, 1 buah pireks, 4 unit Hp dan 2 plastik klip,” jelasnya kepada wartawan saat merilis ketiga tersangka di Mapolres Palu, Jumat 27 Juli 2018.

Ketiga tersangka narkoba itu, diamankan di Jalan Kulit Durian, Kelurahan Kamonji, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu sekitar pukul 20.30 Wita. Mereka ditangkap berdasarkan laporan Polisi, tanggal 25 Juli 2018.

Basrum menjelaskan ketiga tersangka dijerat dengan pasal yang berbeda. Tersangka CO misalnya, dijerat pasal 114 ayat 2 Subsidier 112 ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukmannya pidana mati, seumur hidup atau paling singkat 6 tahun paling lama 20 tahun penjara. Sedangkan tersangka RR dan RA, dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 Subsidier 112 ayat 1 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun, paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp1 miliar  dan paling banyak Rp10 miliar.
 
Kasat Narkoba Polres Palu Iptu Stefanus Sanam mengungkapkan, ketiga tersangka ini merupakn pemain baru, dan masih terus kita dalami apakah ketiganya juga terlibat dengan kasu Curanmor.

“Kami bekerja sama dengan Sat Reskrim, untuk mengungkap apakah mereka juga terlibat dengan kasus curanmor,” tegasnya.

Stefanus mengharapkan kepada seluruh masyarakat di kota Palu agar ikut berperan aktif membantu pihak kepolisian dalam membrantas dan memerangi Narkoba di kota Palu, dengan cara apabila mengetahui ataupun melihat adanya tindak pidana berkaitan dengan Narkotika agar segera dilaporkan atau segera informasikan ke kantor Kepolisian terdekat atau bisa langsung ke Polres Palu.


Editor: Udin Salim