Wednesday, 19 September, 2018 - 19:15

Tiga Profesor dan Satu Doktor Daftar Pilrek Untad

Universitas Tadulako. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Pendaftaran bakal calon Rektor Universitas Tadulako (Untad) Periode 2019-2023 ditutup pada Kamis, 5 April kemarin. Sekretaris Panitia Pemilihan Rektor (Pilrek) Untad, Dr Amiruddin Kade M.Si menerangkan, sampai hari akhir penutupan pendaftar bakal calon Rektor Untad sebanyak empat orang.

“Pendaftaran bakal calon ditutup pukul 16.00 WITA. Tapi nama-namanya belum bisa kami sebutkan karena menunggu ditetapkan Senat Untad sebagai bakal calon. Yang bisa kami sebutkan dari empat pendaftar, tiga profesor dan satu doktor,” ujar Amiruddin di Sekretariat Pilrek di Lantai IV Rektorat Untad, Kamis, 5 April 2018.

Dia menerangkan, mereka yang mendaftar bakal calon Rektor Untad harus melalui penetapan oleh Senat Untad. Panitia kata dia segera mengirim surat kepada Senat Untad agar melakukan `penetapan bakal calon rektor.

“Berkas mereka sudah kami verifikasi, semua memenuhi 14 persyaratan yang ditetapkan kementerian, salah satunya pernah menjabat ketua jurusan,” tuturnya.

Amiruddin mengungkapkan, dari empat orang pendaftar keseluruhannya merupakan dosen Universitas Tadulako. Padahal sebelumnya Panitia Pilrek telah mengirimkan surat penerimaan bakal calon rektor ke 72 perguruan tinggi se Indonesia.

“Ternyata hanya dosen-dosen yang ada di Untad-lah yang ingin memimpin dan membesarkan Universitas Tadulako,” ucapnya.

Sesuai jadwal yang ditetapkan sebelumnya, penetapan bakal calon rektor sendiri akan dilakukan pada 7 Mei mendatang. Dengan mendaftarnya empat orang bakal calon rektor, Panitia Pilrek tidak akan membuka perpanjangan penerimaan pendaftaran.

“Karena sudah cukup untuk masuk tahapan penyaringan tidak perlu lagi dilakukan perpanjangan,” tandas Amiruddin.

Kontestasi Pilrek Untad ini akan sengit karena ikutnya tiga guru besar mendaftarkan diri sebagai bakal calon rektor. Hal yang membuat semakin sengit dengan majunya salah seorang doktor bersaing dengan tiga profesor.

Sumber Metrosulawesi menyebutkan tiga guru besar tersebut yakni Prof Dr Mahfudz MP, saat ini menjabat Wakil Rektor Untad Bidang Umum dan Keuangan. Prof Dr Jayani Nurdin M.Si, saat ini menjabat Wakil Rektor Untad Bidang Kemahasiswaan dan Prof Ir Zainuddin Basri Ph.D, saat ini menjabat Dekan Fakultas Pertanian Untad.

Sementara pendaftar seorang doktor disebutkan yaitu Dr Muh Nur Ali Msi. Dr Nur Ali sendiri saat ini menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Untad.


Editor: M Yusuf Bj