Thursday, 17 August, 2017 - 19:48

Tiga Tersangka Bebas Demi Hukum, Kasus Sabu 2 Kg Tidak Dihentikan

Paket sabu seberat 2 kg yang berhasil diamankan Polres Tolitoli beberapa waktu lalu. (Foto : Ist/ Humas Polres)

Tolitoli, Metrosulawesi.com - Kasus sabu-sabu 2kg yang menghebohkan Tolitoli, tetap dilanjutkan meskipun ketiga yang diduga tersangka harus dibebaskan dari tahanan Polres Tolitoli sebagaimana diatur KUHP.

Kapolres Tolitoli, AKBP Iqbal Alkudusi, yang dihubungi Metrosulawesi, Senin 3 April, mengatakan, walaupun tersangkanya dibebaskan karena masa penahanannya sebagaimana diatur dalam KUHAP hanya dibenarkan tidak lebih dari 120 hari sehingga harus dikeluarkan dulu.

Tiga tersangka He, Ja dan Ir terhitung 2 April memang sudah dikeluarkan Dari tahanan Mapolres akan tetapi kasusnya tetap jalan.

“Kita akan lengkapi berkasnya, itulah sebabnya anggota sekarang sedang bekerja keras termasuk turun lapangan,” tandas Kapolres tanpa merinci maksud turun lapangan.

Kasus INI memang menjadi sorotan publik Tolitoli, karena tersangka harus bebas dari tahanan demi hukum. Sabu 2 kg yang ditangkap 21 November tahun lalu di Pelabuhan Dedek Tolitoli, dari KM Bahtera Agung.

Kasus ini sempat diserahkan ke Kejari Tolitoli, namun dikembalikan lagi karena dianggap belum lengkap.

Kejaksaan mengembalikan berkas kasus ini karena belum terungkap siapa pemilik barang haram seberat 2 kg itu. Dengan tidak atau belum terungkapnya siapa pemilik sebenarnya barang tersebut menimbulkan berbagai persepsi di tengah masyarakat Tolitoli. Sebab sabu akhir-akhir ini sudan merebak sampai ke desa dan merasuk sampai anak-anak.

Reutasi kepolisian memang menjadi taruhan untuk mengungkap tabir peredaran sabu di Tolitoli yang salah satu contoh adalah pengungkapan pemilik sabu 2 kg. 

Kapolres Iqbal yang baru beberapa bulan bertugas di Tolitoli, mengaku optimis bisa mengungkap kasus ini hingga tuntas.

“Saya optimis anggota akan bekerja professional,” ujar Kapolres.


Editor : Udin Salim

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.