Wednesday, 16 August, 2017 - 23:32

Tingkatkan Keahlian Teknisi Ponsel, ITPI Gelar Workshop

Salah seorang peserta tengah mempraktikkan cara perbaikan ponsel didampingi dua pemateri, Rabu (18/11/2015). (Foto : Bayu Pramana Putra)

Palu, Metrosulawesi.com - Ikatan Teknis Ponsel Indonesia (ITPI) Sulawesi Tengah menggelar workshop sehari bertema ‘Bedah Kasus Smartphone Hardware dan Software’. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keahlian para teknisi ponsel di Sulawesi Tengah.

Perkembangan pasar ponsel yang menjanjikan patut menjadi perhatian adanya tenaga kerja di bidang jasa service ponsel yang tiap tahun mengalami peningkatan jumlah pemakai. Hal ini disampaikan oleh Leonardo Hawkins selaku pendiri Alpha2000, lembaga kursus non formal teknisi ponsel yang berpusat di Jakarta.

“Kemampuan teknisi saat ini mempunyai potensi masa depan yang cerah, bayangkan ponsel sekarang beredar sangat cepat dan up to date, jika kita mempunyai keahlian untuk memperbaikinya bisa membuat lapangan kerja baru,” ungkap Leonardo pada kegiatan yang juga dijadikan ajang silaturahmi ITPI tersebut, Rabu (18/11/2015).

Sebagai tim pengajar, Leonardo mengaku memiliki keinginan besar agar para teknisi diseluruh Indonesia memiliki kemampuan mumpuni dan ahli di bidangnya, agar dapat bersaing dengan negara tetangga dalam menghadapi persaingan global.

“Indonesia tidak bisa dianggap remeh dalam hal pengetahuan teknisi ponsel,” tegas dia.

Sehubungan dengan akan berlakunya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pada akhir tahun ini, katanya, tentu dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas agar dapat bersaing. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat meningkatkan pengetahuan dan daya saing para teknisi Indonesia kedepannya, dan mampu bersaing jika nanti berhadapan dengan teknisi asing.

Pemateri lainnya, Sombata Ri Gowa memaparkan lima hal penting untuk menjadi seorang teknisi handal, yaitu skill atau kemampuan yang didapatkan dari latihan, pengukuran atau kemampuan mengenali masalah pada perangkat, memahami skema dasar sebuah perangkat, pemahaman sistem kerja, dan pengetahuan tentang software.

Dalam kegiatan tersebut hadir pula Daniel Punk, seorang trainer di bidang software ponsel yang sepanjang acara mempraktikan teknik perbaikan software pada beberapa smartphone. Menurutnya perbaikan yang pertama dilakukan adalah dari segi software baru kemudian hardware-nya.

Peserta yang mengikuti workshop tersebut mengaku mendapat banyak tambahan ilmu dari kegiatan ini, salah satunya Raiz Musakar. Ia mengaku pemula dalam bidang perbaikan ponsel dan masih ingin memperdalam ilmu melalui kegiatan-kegiatan seperti ini.

Workshop ini sendiri membedah tentang teknik perbaikan ponsel dalam dua kategori baik perangkat lunak maupun perangkat kerasnya. Peserta yang hadir umumnya berasal dari kalangan teknisi di Kota Palu, namun ada juga yang berasal dari Sulawesi Barat.


Editor : Tahmil Burhanudin Hasan

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.