Tuesday, 21 August, 2018 - 06:18

TNI dan Polisi Sita 8 Senjata Rakitan di Sigi

BARANG BUKTI - Senjata rakitan yang diamanakan oleh Babinsa Pakuli Utara bersama personel dari Polres Sigi dan Polsek Biromaru saat operasi penyisiran di wilayah Desa Pakuli Utara, Kecamatan Gumbasa, Senin 14 Mei 2018. (Foto: Dok. Kodim 1306 Donggala)

Sigi, Metrosulawesi.com – Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 1306/Donggala, wilayah Pakuli Utara bersama anggota unit intel Kodim 1306 Donggala dan aparat Polsek Biromaru, melakukan penyisiran di wilayah Desa Pakuli Utara, Kecamatan Gumbasa, Senin 14 Mei 2018.

Komandan Kodim (Dandim) 1306 Donggala Letkol Kav. I Made Maha Yudhiksa, S.Sos. M.M, dalam siaran persnya Selasa 15 Mei 2018 mengatakan, penyisiran tersebut dilakukan di sekitaran pemukiman warga dan persawahan, yang biasa dijadikan tempat berkumpulnya warga dan tempat yang diduga menjadi lokasi penyimpanan senjata rakitan jenis dum dum.

"Sejumlah babinsa dan anggota Unit Kodim 1306/Donggala ikut serta dalam penyisiran bersama Polsek Biromaru, Di Desa Pakuli Utara, yang mana dari hasil penyisiran kami berhasil menyita delapan senjata rakitan jenis dum dum, dan dua buah panah," ungkapnya.

Letkol Kav. I Made Maha Yudhiksa, S.Sos. M.M, juga mengatakan dari penyisiran tersebut petugas juga mengamankan beberapa orang yang diduga terlibat dalam adanya keterlibatan kepemilikan senjata rakitan tersebut. Saat ini beberapa orang itu bersama barang bukti senjata rakitan sudah diamankan di Mapolsek Biromaru.

“Kami akan terus melakukan kordinasi dengan pihak kepolisian untuk menekan angka terjadinya perkelahian antarwarga di wilayah Kabupaten Sigi dan paham radikalisme. Saat ini juga Babinsa kami terus melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait paham radikal, yang mana untuk mencegah terjadi hal hal yang tidak di inginkan,” ucapnya.


Editor: Syamsu Rizal