Sunday, 25 June, 2017 - 20:22

Tokoh Pemuda Poso Pesisir Singgung Keterlibatan Amdjad di kasus Tukar Guling

Tokoh pemuda Poso, Safril Sa’da. (Foto : Ryan Darmawan)

Poso, Metrosulawesi.com - Penyelidikan kasus dugaan penyelewengan proses tukar guling lokasi Dermaga ASDP Tentena oleh Polda dan Kejati Sulteng yang melibatkan Sekretaris Provinsi Sulteng Amdjad Lawasa mendapat tanggapan warga Poso.

Salah satu tanggapan datang dari tokoh pemuda Poso Safril Sa’ada. Menurut pria yang akrab disapa Nendi itu, posisi Amdjad dalam kasus tukar guling yang saat itu masih menjabat sebagai Sekretaris Daerah Poso.

Ia menyebut, polisi tidak sembarangan menetapkan status seseorang, apalagi menyangkut pejabat negara.

"Pasti itu sudah melalui proses penyelidikan, Polisi tentu sudah mengantongi alat bukti," ujar Safril, Sabtu  (7/11/14) lalu.

Dengan persoalan yang mendera Amdjad ini, Safril menilai Amdjad tidak memenuhi syarat etika untuk maju sebagai calon pemimpin Poso jika persoalan ini belum clear.

“Kalau memang ternyata Amdjad tidak bersalah, maka Amdjad harus menuntut pihak yang menyebut dia sebagai tersangka,” kata Safril.

Amdjad sendiri telah  menyatakan diri siap bertarung dalam pilkada Poso yang dihelat Juni 2015 mendatang. Pernyataan itu secara resmi diungkapkan Amdjad dihadapan para tokoh masyarakat  di kediamannya di Poso pada Agustus 2014 lalu.  

Safril menambahkan, terkait pernyataan Amdjad yang menyebut kalau tandatangan di dokumen tukar guling itu bukan dirinya, menurut Safril lagi, hal itu harus dibuktikan secara hukum yang berlaku di negara ini agar tidak menjadi fitnah.

Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Polda Sulteng Kompol Ronstin Tumaloto mengaku, kepolisian telah melakukan penyelidikan kasus tersebut dengan dugaan tindak pidana korupsi tukar guling yang dilakukan antara Pemda Poso berupa dermaga lama yang berada di depan Hotel Pamona Indah dengan tanah milik Yafet Satigi yang terletak di Kelurahan Watupangasa Angga, Pamona Puselemba tahun 2010.

 

Editor : Subandi Arya

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.