Tuesday, 19 June, 2018 - 07:03

Tolak PT MAP, Warga Batusuya Datangi PN Palu

PROTES - Masyarakat Desa Batusuya Induk dan Batusuya Go’o Kecamatan Sindue Tombusabora, Donggala di Pengadilan Negeri Palu, Jalan Dr.Samratulangi, Palu Rabu (4/3). (Foto : Muhammad Yayan Lamasuku)

Palu, Metrosulawesi.com - Sejumlah warga Desa Batusuya Induk dan Batusuya Go’o Kecamatan Sindue Tombusabora, Donggala mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Palu, Jalan Samratulanggi, Palu (4/3). Kedatangan mereka terkait kasus PT MAP yang ditangani Polda Sulteng dipraperadilankan di PN Palu.

Kasim (57), perwakilan masyarakat Desa Batusuya Induk, saat ditemui Metrosulawesi di Pengadilan Negeri Palu mengungkapkan, izin PT Mutiara Alam Perkasa (MAP) sudah berakhir 15 Januari 2014 dan masyarakat dua desa tersebut tidak mau lagi perusahaan tersebut diperpanjang izinnya.

“Kami tidak lagi memberikan rekomendasi kepada perusahaan tersebut untuk memperpanjang izinnya serta kami meminta seluruh alatnya harus diangkat agar tidak terjadi keresahan masyarakat,” katanya.

Menurutnya, PT Mutiara Alam Perkasa tidak pernah memberikan itikad baik kepada masyarakat dua desa tersebut selama izinnya masih berlaku.


Editor : Syamsu Rizal