Saturday, 19 August, 2017 - 19:22

Tolitoli Darurat Asap

ILUSTRASI - Kebakaran hutan. (Foto : Ist)

Kebakaran Kebun dan Hutan Meluas di Tolitoli
 
Palu, Metrosulawesi.com - Minggu (18/10/2015), api yang membakar perkebunan cengkeh di Kabupaten Tolitoli terus meluas. Api menjalar dengan cepat sejak kebakaran melanda, Sabtu (17/10/2015), di Desa Buga, Kecamatan Ogodeide. Hingga kini diperkirakan api telah membakar 700 hektare kebun cengkeh milik warga termasuk kawasan hutan produksi.

Kini, pemukiman warga di Desa Buga dan Desa Kumbung terancam ikut terbakar akibat api yang terus merembat ke pemukiman penduduk. Hingga Minggu pagi, pihak BPBD Tolitoli  bersama Kodim, Polres Dinsos, LANAL, dibantu relawan pecinta alam, berada dilokasi kebakaran untuk meminimalisir kebakaran.

Terkait musibah tersebut, anggota DPRD Sulteng Yahdi Basma mendesak Plt Bupati Tolitoli  segera menetapkan Tolitoli sebagai wilayah darurat asap dan bertindak sigap, paralel, berkoordinasi dengan semua stakeholder, BPBD Provinsi dan seluruh instansi terkait.

“Ke dua partisipasi publik dibutuhkan, untuk antisipasi Indeks Standar Pencemaran Udara, di Tolitoli dan sekitarnya, demi antisipasi korban dan dampak yang menyertai, dengan membuka poko siaga bencana darurat asap,” katanya kepada Metro Sulawesi, Minggu (18/10/2015).

Ia menambahkan, sejak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI menetapkan 156 titik panas sumber kabut asap, diantaranya 95 titik di Sumatera, 61 titik di Kalimantan. Maka, sejak Minggu, 18 Oktober,  titik sumber kabut asap layak bertambah satu titik di Sulawesi, yaitu di Tolitoli, Sulteng.

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.