Friday, 25 May, 2018 - 03:06

Touna, Morowali dan Morut Ancam Keluar Jika Poso Tidak Masuk Sultim

Sam Purnama Kandori SH, M.Hum. (Foto Ist)

Kolonodale, Metrosulawesi.com - Hadirnya Kabupaten Morowali Utara dan Touna mengikuti demo Sultim di Kabupaten Poso dan mengancam akan keluardari Sultim jika Poso tidak diikutkan dari bagian Sultim karena Kabupaten Morowali, Morut dan Touna merupakan bagian pemekran dari kabupaten induk Poso.

Sekretaris komite perjuangan percepatan pemekaran Sultim, Sam Purnama Kandori, SH, M.Hum kepada Metro Sulawesi menegaskan pihaknya sangatterkejut munculnya putusan DPRD Provinsi tanggal 31 Agustus 2016 yang lalu tentang DOB (Daerah Otonomi Baru) Sultim tanpa keikutsertaan Kabupaten Poso.

Masyarakat Poso yang tidak dapat terpisahkan dari Morowali, Morut dan Touna karena masih keterikatan etika, suku dan budaya merasa dihianati dan didzalimi karena tanpa alasan yang jelas dan tanpa pemberitahuan. Sebab sebelumnya padahal tahun 2011 keputusan DPRD Provinsi
menetapkan Kabupaten Poso masuk DOB Sultim dan calon ibu kota Sultim.

Sam Kandori, SH, M.Hum secara tegas mengatakan perjuangan Poso tidak akan pernah berakhir dan terus berjuang dalam semangat sintuwu raya bersama eks Kabupaten Poso, dengan mengajak Kabupaten Morowali, Morut dan Touna  untuk bersama-sama menolak putusan DPRD provinsi 31 Agustus 2016,tentang DOB (Daerah Otonomi Baru) Sultim.

‘’Jika hal ini tidak tercapai, kami meminta ketiga daerah ini yang merupakan embrio dari Poso kita berjuang membentuk provinsi baru tinggal Kabupaten Poso dimekarkan lagi menjadi Kabupaten Pamona di Tentena, maka dengan 5 kabupaten ini telah memenuhi syarat pengusulan daerah otonomi baru (DOB), sementara Sultim tinggal 3 kabupaten jelas tidak memenuhi syarat lagi,’’ ujar Sam Purnama Kandori.


Editor : Masruhim Parukkai