Friday, 20 April, 2018 - 03:34

Trio Elit Golkar Gugat Ical Rp 1 Triliun, JK Bilang Baguslah!

Ketiga kader Golkar yang dipecat tersebut adalah Agus Gumiwang Kartasasmita, Nusron Wahid, dan Poempida Hidayatullah. (Foto : globalindo.co)

Jakarta, Metrosulteng.com - Mantan Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar sekaligus Wakil Presiden terpilih, Jusuf Kalla (JK), mengapresiasi rencana Nusron Wahid, Agus Gumiwang dan Poempida Hidayatullah yang hendak menggugat Ketua Umum DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie sebesar Rp 1 triliun.

"Baguslah, kita mulai dengan hukum," kata JK di kediamannya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (21/8/2014).

Nusron, Agus dan Poempida dipecat dari Partai Golkar karena dalam pemilihan presiden (pilpres) 2014 mendukung pasangan Joko Widodo (Jokowi) - JK, sedangkan partai melabuhkan dukungannya pada pasangan Prabowo Subianto - Hatta Rajasa. Kader yang nekad mendukung Jokowi - JK pun dipecat dari partai.

JK mengatakan langkah ketiga orang itu mendukung pasangan Jokowi - JK bukan lah sesuatu yang salah, karena hak memilih dan hak dipilih melekat pada setiap orang. Selain itu langkah ketiganya mendukung Jokowi - JK juga bukan suatu hal yang salah, karena pada pilpres kali ini hanya JK lah kader Partai Golkar yang maju.

"Itu di atas daripada semua, tidak bisa dihalangi oleh partai," ujarnya dikutip Tribunnews.com.

Ketiga orang itu mengaku dipecat pada 24 Juni lalu tanpa mendapatkan surat peringatan sebelumnya. Padahal pada 26 Juni ketiganya sempat melayangkan surat sanggahan ke DPP Partai Golkar.

Ical sendiri dalam sebuah kesempatan mengakui pihaknya sudah memberikan waktu 60 hari kepada ketiganya untuk menghadap Mahkamah Partai usai pemecatan, namun hal itu sama sekali tidak dimanfaatkan ketiganya. Selain pemecatan DPP Partai Golkar juga mengirim surat ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), agar Nusron dan Agus tidak diloloskan menjadi anggora DPR periode 2014 - 2019.

Agus dalam sebuah kesempatan mengatakan Ical telah melakukan kebohongan, mencemarkan nama baik ketiganya dan Ical kata dia telah melakukan tindakan melawan hukum. Oleh karena itu tiga orang yang dipecat Ical itu berencana menggugat Ical ke Pengadilan Negri. Mereka menuntut ganti rugi Rp 1 Triliun.

Uang itu rencananya akan digunakan untuk membantu korban lumpur Lapindo di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Bencana tersebut muncul salah satunya karena pengeboran yang dilakukan perusahaan milik Ical. Selain itu uang tersebut juga akan digunakan untuk merealisasikan janji Ical pada Musyawarah Nasional (Munas) 2009 lalu, yakni membangun kantor DPP Partai Golkar.

Tags: