Saturday, 21 October, 2017 - 20:17

Tujuh Kandidat Balon Bupati Donggala Daftar PDIP

Lukky Semen. (Foto : Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Partai Demokrsi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulawesi Tengah resmi menutup pendaftaran Bakal Calon (Balon) bupati dan wakil bupati untuk tiga kabupaten yakni Donggala, Parigi Moutong dan Morowali.

Ketua Bappilu DPD PDIP Sulawesi Tengah, Lukky Semen saat ditemui Selasa 30 Mei 2017 mengatakan, untuk Kabupaten Donggala yang mendaftar sebanyak tujuh orang, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) sepuluh, sedangkan Kabupaten Morowali belum ada yang mendaftar.

Nama yang mendaftar di Donggala yakni Kasman Lassa, Burhanuddin Lamadjido, Mimi Lutmila, Vera Elena Laruni, Tema Muhammad, Tajwin Ibrahim dan Aswan M Daali.

Sedangkan di Kabupaten Parimo yang mendaftar yakni Samsurizal Tombolotutu, Taufik Borman, Haris Lasimpara, Hasirin Paudi, Rahman P Ondo, Isran Said Lolo, Adrianto, Erwin Burase dan Oscar Matompo. Sementara Badrun Nggai mendaftar sebagai calon Wakil Bupati.

Selanjutnya kata Lukky, dari seluruh pendaftar akan diverifikasi oleh tim yang dibentuk DPD PDIP Perjuangan. Setelah itu diteruskan ke DPP PDIP di Jakarta.

“Sebelum dikirim ke pusat kami akan melihat kelengkapan persyaratannya, karena nama yang dikirim harus satu paket Bupati dan Wakil Bupati,” ujar Lukky.

Lukky mengakui tidak menutup kemungkinan pendaftaran akan diperpanjang apabila tidak memenuhi syarat sebagaimana ditetapkan DPP PDIP.

“Kelihatannya yang mendaftar semua maju sebagai bupati, apabila pendaftar sebai wakil bupati tidak ada kemungkinan pendaftaran diperpanjang,” tegasnya.

Untuk Kabupaten Morowali dirinya sudah memastikan bakal diperpanjang, karena hingga batas akhir pendaftaran tidak ada satupun kandidat yang mengambil formulir.

Di Kabupaten Donggala PDIP memiliki tiga kursi, Kabupaten Parimo memiliki empat kursi sedangkan Kabupaten Morowali hanya satu kursi.

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.