Sunday, 22 July, 2018 - 09:22

Tujuh Program Tahajud Pikat Warga Bungku Barat

KAMPANYE - Pasangan Tahajud menawarkan tujuh program utama bila terpilih nanti sebagai bupati dan wakil bupati Morowali. (Foto: Murad Mangge/ Metrosulawesi)

Bungku, Metrosulawesi.com - Pasangan nomor urut 1 calon bupati dan wakil bupati Pilkada Morowali Taslim-H Najamudin (Tahajud) melaksanakan kampanye terbuka dan terbatas bersama pendukungnya di Desa Tondo, Kecamatan Bungku Barat Kabupaten Morowali, Sabtu 24 Februari 2018.

Pasangan yang memperoleh dukungan penuh dari partai pengusung yakni Partai NasDem, Golkar, Hanura dan PKS. Didepan pendukungnya Tahajud menawarkan 7 program unggulan yang akan dijalankan jika diberi kepercayaan memimpin roda pemerintahan periode lima tahun berikut.

Calon bupati Taslim menyatakan, jika masyarakat Morowali, khususnya warga Bungku Barat memberikan kepercayaan kepada pasangan Tahujud memimpin pemerintahan, Tahajud bercita-cita atau siap menjawab berbagai persoalan yang membelit masyarakat Morowali.

"Visi, cita-cita dan tujuan dari pasangan Taslim-H Najamudin ingin mewujudkan warga masyarakat Morowali sejahtera bersama. Tahajud komitmen menciptakan pemerintahan yang bersih," urai Taslim saat berpidato pada saat kampanye.

Taslim menyebut untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Tahajud telah menjabarkannya kedalam tujuh program yang akan dilaksanakan jika sudah duduk mengelolah tata pemerintahan Morowali dan semua persoalan itu dimulai dengan sistem pemerintahan yang bersih.

"Pasangan Tahajud bertekad akan menciptakan sistem pemerintahan bebas korupsi, kolusi dan nepotisme. Pemerintahan patuh dan taat hukum dan akan aspiratif terhadap kepentingan masyarakat," ungkapnya.

Taslim juga membantah presepsi yang diisukan andai pasangan Tahajud terpilih program pendidikan gratis digaransikan tidak akan berkelanjuntan. Bantahan itu beralasan karena gagasan pendidikan gratis merupakan program nasional dari pemerintah yang sudah terstruktur.

"Jika kesempatan diberikan kepada pasangan Tahajud, misi pemerintahan Tahajud, akan memberikan Rp 200 juta ke setiap desa," ungkap Taslim.

Terkesimak dan merasa cocok dengan 7 program Tahajud, yel-yel disertai doa buat kemenangan kandidat bersorak dilokasi tempat kampanye. Mungkin karena telah sepakat di hati ada sebagian pendukung tidak mampu membendung rasa sedih dan nyaris meneteskan air mata.

Sementara itu calon wakil bupati H Najamudin mengatakan, tujuh program dari Tahajud diyakini sebuah solusi yang selaras dengan kebutuhan masyarakat di Morowali. Dan pasangan Tahajud sendiri tidak akan mengabaikan karena didalam mengandung janji politik yang kelak harus dipertanggungjawabkan.

"Program yang kami paparkan bukan saja hanya warga Morowali yang sudah mendengarkan. Tapi lebih dari itu, apa yang sudah kami ucapkan didengarkan oleh Allah SWT," ucap H Najumudin yang juga seorang penceramah agama.

Mantan Kepala Kantor Kementerian Agama Poso itu menyebutkan, Morowali daerah kaya akan sumber daya alam dan disayangkan potensi yang ada itu tidak terkelolah dengan baik dan tidak dapat mensejahterakan masyarakat tapi justru dinikmati hanya segelintir orang.

"Kalau capaian pemerintahan sekarang ini masyarakat menilai sudah membawa banyak perubahan, mari kita buat lebih bagus lagi. Bila perlu diatas dari capaian perubahan yang terjadi sekarang, disinilah komitmen Tahajud," ungkap H Najamudin mengunci pidato politiknya.


Editor: Elwin