Sunday, 17 December, 2017 - 16:24

Untad Kini Punya RSU Tadulako

RESMIKAN RSU TADULAKO - Rektor Untad, Prof Muh. Basir (tengah) didampingi Direktur RSU Tadulako, dr Rustam memberi keterangan kepada wartawan usai soft opening RSU Tadulako, Selasa 21 Maret 2017. (Foto : Udin Salim/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Universitas Tadulako kini memiliki rumah sakit pendidikan. Namanya RSU Tadulako. Soft opening rumah sakit ini dilakukan Rektor Universitas Tadulako, Prof Dr Muh Basir, SE MS disaksikan sejumlah petinggi Untad dan RSU Tadulako, Selasa 21 Maret 2017.

“Semua komponen harus terlibat dalam pengelolaan rumah sakit ini secara bersama-sama. Hilangkan ego, kita satu keluarga. Keluarga Universitas Tadulako. Oleh karena itu saya berharap, semua bidang ilmu bisa terlibat membesarkan rumah sakit ini,” kata Rektor.

Sambil menunggu kelengkapan administrasinya, untuk sementara RS Tadulako itu baru berstatus poliklinik. Setelah persyaratan administrasinya lengkap, rencananya RS Tadulako akan diresmikan oleh Walikota Palu, Drs Hidayat.

Soft opening RS Tadulako ditandai dengan pengguntingan pita oleh Rektor disaksikan Direktur RS Tadulako, dr Rustam, dan sejumlah petinggi Untad. Sedikitnya ada 12 poli yang kini tersedia di rumah sakit itu. Yakni: poli peyakit dalam, anak, bedah, kandungan dan lebidanan, ortodopedi, jantung dan pembuluh darah, gigi, gizi, kulit dan kelamin, seta umum.

Usai mengunting pita, Rektor didampingi Direktur RS Tadulako, dr Rustam berkesempatan melihat-lihat sejumlah fasilitas kesehatan yang ada dalam poli. Poli yang pertama dikunjungi adalah poli kandungan dan kebidanan. Di sini  sejumlah fasilitas yang terkait dengan kebidanan sudah tersedia. Hampir semua ruang poli ditinjau oleh Rektor. Melihat-lihat fasilitas yang ada.

Tidak hanya fasilitas kesehatan, RSU Tadulako juga didukung oleh sumber daya dokter yang mumpuni. Rumah sakit ini memiliki sebanyak 13 dokter yang terdiri atas dokter spesial dan dokter umum. (*)

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.