Friday, 18 August, 2017 - 09:03

Untad Latih Mahasiswa Berbahasa Perancis

Para mahasiswa Untad yang mengikuti pelatihan bahasa Perancis di Internasional Office Untad, Kamis, 9 Februari 2017. (Foto : Humas Untad)

Palu, Metrosulawesi.com - Universitas Tadulako (Untad) melangsungkan pelatihan bahasa Perancis kepada mahasiswanya. Selain kepada mahasiswa, pelatihan juga terbuka bagi alumni Untad dan jajaran staf yang berminat ingin mempelajari bahasa  Perancis. Pelatihan dilangsungkan di Internasional Office Untad, Kamis, 9 Februari 2017.

Melalui pelatihan ini, Untad mempercayakan para pemateri merupakan dosen dari internal kampus tersebut yang pernah menimbah ilmu di Perancis salah satunya Prof Dr Ir Syukur Umar DESS.

Dalam paparannya, Prof Syukur memandang, di era globalisasi seperti sekarang ini, penting untuk mempelajari bahasa internasional, salah satunya bahasa Perancis. Terlebih bahasa Perancis diabad 21 ini menjadi bahasa resmi di 29 negara dan menjadi bahasa asing kedua yang banyak dipelajari setelah bahasa Inggris. Selain itu, bahasa Perancis juga telah digunakan oleh 247 juta orang di 5 benua.

“Bahasa Perancis menjadi penting karena saat ini menjadi salah satu bahasa internasional PBB, tentu saja sangat baik apabila mahasiswa dapat menguasainya. Selain menambah skill, menguasai lebih dari satu bahasa asing akan menjadi nilai plus tersendiri bagi mahasiswa saat lulus dari perguruan tinggi,” kata Prof Syukur.

Prof Konder Manurung DEA, Ph.D yang juga pernah belajar di Perancis pada 1994 dikirim oleh pemerintah dari Untad juga didaulat sebagai pemateri. Ia menyampaikan tips agar cepat fasih berbahasa Perancis.

“Untuk dapat fasih belajar bahasa Perancis tidak jauh berbeda dengan belajar bahasa asing seperti bahasa Inggris. Pertama, anda harus menyukai untuk belajar bahasa asing. Kemudian, anda harus sering berkomunikasi dengan orang yang juga senang dengan bahasa Perancis, budaya dan masyarakat Perancis. Belajar bahasa asing itu sebenarnya tidak terlalu sulit. Yang sulit itu jika kita kurang kemauan untuk belajar,” tutur dosen FKIP itu.

Sementara Kepala International Office Untad Prof Marsetyo menjelaskan, program pelatihan berbahasa Perancis juga dimaksudkan untuk menjaga sinergitas antara warung Perancis Untad dengan Kedutaan Besar Perancis di Jakarta.

Warung Perancis yang ada di International Office Untad telah berdiri sejak 2015 untuk menjadi pusat informasi mengenai Perancis dan memiliki kumpulan buku, komik, katalog budaya, info beasiswa serta bacaan lengkap mengenai Perancis.

“Rencananya program pelatihan ini akan dilaksanakan dalam tiga gelombang. Gelombang pertama Februari sampai dengan Maret, gelombang kedua diadakan di April sampai Mei dan gelombang ketiga akan dilaksanakan pada bulan Juni dan Juli 2017. Untuk gelombang pertama ini sudah ada 50 orang yang terdaftar,” jelas Prof Marsetyo. (***)


Editor : M Yusuf BJ

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.