Tuesday, 21 November, 2017 - 07:00

Upaya Bupati Donggala Tingkatkan Perekonomian Nelayan

Bupati Donggala, Kasman Lassa. (Foto : Dok Metrosulawesi)

STORY HIGHLIGHTS
  • Bupati meresmikan pemanfaatan TPI di Desa Sabang Kecamatan Dampelas
  • Selain itu, penyerahan bantuan 112 unit mesin katinting
  • Penyerahan klaim asuransi nelayan yangmeninggal dunia sebesar Rp 160 juta.
  • Juga launching penebaran program 100.000 ekor benih ikan nila dan ikan mujair

Resmikan TPI di Sabang dan Serahkan Bantuan Mesin Katinting

Donggala, Metrosulawesi.com - Bupati Donggala Drs Kasman Lassa SH meresmikan tempat pendaratan ikan (TPI) di Desa Sabang Kecamatan Dampelas, Donggala, Jumat 27 Oktober 2017. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita, dilanjutkan dengan peninjauan TPI.

Pada kesempatan itu, Bupati didampingi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Kabupaten Donggala, para kepala OPD Kabupaten Donggala, para Forkopimda yang berada di wilayah Kecamatan Dampelas, Camat Dampelas, Kepala Desa Sabang, dan Kepala Desa Talaga.

Acara peresmian TPI dirangkaikan dengan penyerahan bantuan berupa sarana alat tangkap ikan, dan penyerahan klaim asuransi nelayan yang mengalami kematian sebesar Rp 160.000.000.

Bupati juga launching penebaran program 100.000 ekor benih ikan nila dan ikan mujair kawasan Riservat Perairan Umum Talaga dan Rano Desa Talaga Kecamatan Dampelas. Tampak hadir Anggota DPRD Mahmud Petahawi dari Fraksi PDIP.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Donggala Ali Assagaf SPi, menyampaikan beberapa hal terkait dengan pembangunan TPI. Dia mengatakan pembangunan TPI bersumber dari anggaran APBN atau dengan DAK 2017 dan Desa Sabang adalah baru yang pertama kali.

“Bangunan TPI ini juga sudah cukup lama diharapkan  dari masyarakat Sabang. Alhamdulillah hari ini sudah kita wujudkan,” ujarnya.

Di samping itu, Kadis juga menyampaikan bahwa di dalam pembangunan TPI ini juga akan direncanakan pembangunan jalan produksi perikanan dan juga nantinya pembangunan jembatan atau dermaga nelayan sebagai sarana pendukung untuk pembangunan TPI.

Lanjut disampaikannya, nantinya di Desa Sabang ini sesuai dengan visi dan misi Bupati yaitu Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Donggala Yang Maju, Sejahtera Berbasis Sumber Daya Manusia dan Pembangunan yang Berkelanjutan.

“Inshaallah dengan diresmikannya TPI ini akan dimanfaatkan oleh masyarakat nelayan dan didukung oleh koperasi, karena koperasi itu telah Bupati salurkan 3 unit kapal, dan semua kapal itu nantinya akan mendarat di sini kemudian dibantu juga dengan bantuan esflek nantinya kita semua arahkan di sini sehingga semua terkosentrasi di TPI,” katanya.

Berkaitan dengan penyerahan bantuan alat tangkap ikan, Kadis menyampaikan akan menyerahkan alat bantuan berupa mesin katintinting, tali rompong kepada nelayan dan penyerahan dana klaim asuransi nelayan tahap 5 sebesar Rp.160.000.000 kepada nelayan yang meninggal dunia akibat kecelakaan laut.

“Untuk selama bulan Januari sampai posisi November bahwa untuk program bidang perikanan yaitu dikenal dengan program 1000 Unit Katinting. Di hari ini Bupati Donggala bersama Anggota DPRD akan menyerahkan kembali 112 unit mesin katinting,” ungkapnya.

Direktur Asuransi PT Jasindo Rahmat Manopo. ST dalam sambutannya menyampaikan asuransi nelayan merupakan jaminan bagi nelayan yang apabila beraktivitas melaut mengalami musibah, jaminan dalam bentuk santunan dalam hal ini pemerintah Kabupaten Donggala bekerja sama dengan Asuransi Jasindo. Tujuan asuransi ini adalah untuk menjamin akibat kecelakaan di laut dan di darat.

“Karena kami sadar melaut memiliki risiko yang sangat tinggi, jadi fokus utamanya menkafer akibat kecelakaan sedangkan bantuan akibat sakit itu adalah jaminan tambahan. Kami berharap asuransi ini dapat bermanfaat bagi ahli waris dan keluarganya,” harapnya.

Bupati Donggala Drs. Kasman Lassa dalam sambutannya menyampaikan pemberian bantuan tersebut sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Donggala kepada nelayan dan merupakan wujud perkembangan serta pertumbuhan usaha penangkapan ikan.

“Sasaran yang ingin dicapai dalam pelayanan program perlindungan nelayan dengan kegunaan asuransi nelayan antara lain untuk menjamin tingkat kecelakaan kerja usaha penangkapan ikan, saya berharap dengan adanya bantuan ini dapat membangkitkan pembangunan perikanan di masa-masa yang akan datang,” ujar Kasman Lassa.

Program Riservart

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Donggala Ali Assagaf Spi mengatakan terkait Program Riservart bahwa Bupati Donggala telah menetapkan kawasan riservart, dan kawasan riservart ini untuk Sulawesi Tengah baru Donggala yang menerapkan. Riservart ini adalah kegiatan yang berkaitan dengan bagaimana meningkatkan populasi ikan yang berada di perairan Talaga dan Rano.

“Kalau ini dilakukan maka otomatis sistem penangkapan ikan yang akan dilakukan akan dibatasi,” jelasnya.

Pada saat musim penangkapan itu akan diberdayakan nelayan dengan mesin katinting ukuran 5 sampai 9 PK, sehingga area penangkapannya tidak hanya di perairan Talaga tetapi bisa juga penangkapannya di laut lepas itu adalah salah satu dari pada gambaran program risetvart.

“Program pembangunan perikanan ke depan nantinya ini akan kita upayakan, akan kita lakukan percepatan pembangunan sesuai dengan visi dan misi bupati,” ujarnya.


Editor : Syamsu Rizal

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.