Monday, 20 November, 2017 - 01:59

Usulan Pencopotan Iqbal Masih di DPP

Erman: Apapun Hasilnya, Kami Jalankan

Palu, Metrosulawesi.com - Meskipun usulan pencopotan Iqbal Andi Magga sebagai Ketua DPRD Kota Palu sudah lama dikirim ke DPP Golkar di Jakarta, hingga saat DPD II Golkar Kota Palu belum menerima jawaban atas usulan itu.

Ketua DPD Golkar Kota Palu, Erman Lakuana saat berbincang dengan Metrosulawesi belum lama ini mengatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada DPP Golkar, bila nanti usulan penggantian Iqbal ditolak, dirinya menerima segala bentuk keputusan tersebut.

“Sekarang usulannya masih di Jakarta, sejauh ini belum ada jawaban dari DPP. Apapun hasil dari DPP kami akan menjalankannya,” kata Erman saat menghadiri syukuran Vera Rompas Mastura sebagai ketua Fraksi Golkar DPRD Sulawesi Tengah.

Meskipun usulan perubahan unsur pimpinan itu sudah lama, tapi Erman mengaku tidak bersikap proaktif meminta jawaban DPP. Sebagai kader di daerah, dirinya hanya menunggu keputusan DPP.

“Tugas kami hanya sebatas mengusulkan, soal kapan keputusan itu keluar tergantung pimpinan pusat, kami sebatas menunggu saja,” ujar Eman.

Semenjak perubahan pimpinan di Golkar Kota Palu, gebrakan pertama Erman yakni usulan reposisi keanggotaan fraksi Golkar Kota Palu, dimana Iqbal Andi Magga sebagai Ketua DPRD akan diganti. Walaupun sudah mengusulkan sayangnya sampai hari ini belum ada kepastian pencopotan Iqbal dari tapuk kepemimpinan dewan.

Selain belum mendapat jawaban dari pusat, di kepemimpinan Erman Lakuana juga Fraksi Golkar di DPRD Kota Palu kehilangan pimpinan komisi. Bukan hanya itu, fraksi Golkar juga kalah dalam voting rekomendasi kepada Walikota Palu terkait peninjauan kembali keberadaan tim pendamping, dan juga kalah soal desakan transparansi pelaksanaan Festival Palu Nomoni (FPPN).


Editor : Udin Salim

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.