Thursday, 23 November, 2017 - 08:18

Wacana E-Budgeting Pemkot Palu Diragukan

Hamsir. (Foto : Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Pemerintah Kota Palu melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) mewacanakan untuk APBD tahun 2018 menggunakan sisten E-Budgeting dan E-Monitoring. Meskipun belum resmi diumumkan, namun wacana itu diragukan Anggota DPRD Kota Palu.

Menurut Anggota Komisi C DPRD Kota Palu, Hamsir, penerapan E-Budgeting dan E-Monitoring sesuatu yang bagus, namun perlu dipertegas apakah sistem itu sudah layak digunakan oleh Pemkot Palu.

Dirinya mengakui belum mengetahui adanya wacana tersebut, hanya saja apabila Pemkot ingin menerapkannya, harus dibahas dulu bersama DPRD, supaya anggota dewan mengetahui cara kerja sistem tersebut.

“Kalau dalam tahap pembahasan APBD menggunakan E-Budgeting saya rasa itu belum bisa dilakukan, kecuali yang diinput dalam E-Budgeting dan E-Monitoring itu adalah hasil akhir dari pembahasan APBD tersebut. karena dalam tahap pembahasan banyak hal bisa berubah,” kata Hamsir, Jumat 26 Mei 2017.

Meskipun demikian, Hamsir belum yakin Pemkot Palu bakal menggunakan sistem tersebut. Karena mesti melalui kajian lebih dalam, lagi pula sejauh ini belum ada usulan yang masuk dari Pemkot Palu maupun dari Bappeda.

“Kita lihat saja nanti usulan dari Pemkot. Yang pasti dalam penggunaannya harus jelas, bagimana sistem kerjanya dan item apa saja yang masuk dalam E-Budgeting tersebut,” tegas politisi Hanura ini.

Tags: 
Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.