Wednesday, 29 March, 2017 - 17:28

Wagub Sulteng: Pasien BPJS Jangan Dipersulit

Wakil Gubernur Sulteng, H Sudarto. (Foto : Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Wakil Gubernur Sulteng H Sudarto mengungkapkan berdasarkan sejumlah laporan yang diterimanya, ada Rumah sakit (RS) terkesan membedakan pelayanan terhadap pasien peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Lebih parahnya lagi,  pasien BPJS kerap diabaikan dokter. Padahal menurut dia, BPJS merupakan program Presiden RI untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

"Pasien BPJS jangan dipersulit. Rumah sakit harus melayani masyarakat, siapapun itu. Apalagi yang kurang mampu, layani saja," ujar Wagub saat pembukaan Workshop Akreditasi RS Tahun 2016 di di Best Wastren Plus Coco Palu Hotel, Jumat 9 September 2016.

Sudarto menyayangkan dokter yang sering tidak ada ditempat, sehingga pasien harus menunggu berjam-jam.

"Kadang-kadang pasien BPJS sudah datang di rumah sakit dokternya tidak ada. Ditelpon-telpon susah, padahalkan sudah ada jadwal dokter piket," sesalnya.

Kedepannya, kata Sudarto, ia tidak ingin lagi mendapat laporan yang demikian. Perlakuan layanan harus sama, jangan dibeda-bedakan.

Wagub juga menyoroti masih ditemukannya RS yang kurang memperhatikan kebersihan. Dari beberapa kali Sidak yang dilakukannya, ia mendapati sejumlah RS dalam keadaan kotor.

"Saya sering Sidak ke rumah sakit, masih banyak yang kotor. Seharusnya kan rumah sakit itu bersih bukan kotor," tandasnya.

Dikonfirmasi terkait keluhan Wagub, Direktur RS Undata dr Reny A Lamadjido mengatakan pihaknya tidak pernah mempersulit ataupun membedakan pelayanan kepada pasien.

"Kami tidak pernah menolak pasien BPJS. Hanya saja kadang kamar sudah full dan pasien datang diluar jam layanan sehingga harus ditunda," ucapnya.


Editor : M Yusuf BJ

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.