Friday, 20 April, 2018 - 22:47

Warga Ampana Kecewa Gas Elpiji Langka

Ilustrasi. (Grafis: Dok Metrosulawesi)

Ampana, Metrosulawesi.com - Tabung gas elpiji 3 kilogram dalam dua hari terakhir ini mulai langka di Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una. Tabung gas berbentuk melon warna hijau itu menjadi barang yang sulit dicari warga.

Kondisi ini membuat warga resah dan kecewa. Pasalnya, gas tersebut telah menjadi kebutuhan utama warga agar dapur tetap mengepul. Bila tidak ada, maka aktivitas masak-memasak menjadi terhambat. Belum lagi bagi para pengusaha makanan, dengan ketiadaan pasokan gas elpiji ini membuat usahanya menjadi tidak bisa berjalan.

“Sudah dua hari ini saya keliling di pangkalan elpiji dan kios yang menjual gas, semua gas sudah kosong," kata Ahmad warga Ampana.

Hal itu juga dikeluhkan Eko, salah satu pedagang gorengan yang mangkal di perempatan jalan nangka, Kelurahan Dondo. Menurutnya, akibat tidak mendapat stok gas akhirnya dia tidak berjualan.

Dari pantauan Metro Sulawesi Rabu 4 April 2018 pukul 18.00 wita, sejumlah pangkalan tabung gas yang baru mendapat stok dari perusahaan penyalur tabung gas, langsung dengan cepatnya diserbu warga.

Menurut pemilik pangkalan tabung gas di jalan Ahmad Yani, Ami mengaku, akibat kelangkaan tabung gas ini agen penyalur hanya memasok 20 tabung ke pangkalan.

"Kalau hari normal biasa dipasok tabung sesuai permintaan pangkalan, bisa banyak. Tapi kalau kondisi langka ini setiap pangkalan hanya dibatasi mendapat jatah 20 tabung gas,” ujarnya.


Editor: Syamsu Rizal