Saturday, 23 June, 2018 - 01:08

Warga Banawa Doakan Mangge Rante Jadi Pahlawan

ZIKIR AKBAR - Ketua Yayasan ICI, Nilam Sari Lawira (kiri depan) bersama jamaah lainnya pada acara zikir akbar di Masjid Raya Banawa, Jumat 2 Maret 2018. (Foto: Elwin/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Ribuan jamaah di Kabupaten Donggala mendoakan Pue Lasadindi Mangge Rante menjadi pahlawan nasional dalam kegiatan zikir akbar yang digagas Yayasan Cita Indonesia (ISI) di Masjid Raya Banawa, Jumat 2 Maret 2018.

“Sebagai sosok yang berperan dalam siar agama Islam serta pendidikan di tanah Kaili, sudah selayaknya Pue Lasadindi Mangge Rante kita dorong menjadi pahlawan nasional. Saya mengajak kepada seluruh masyarakat Banawa untuk mendoakan supaya perjuangan meloloskan Mangge Rante menjadi pahlawan nasional dimudahkan,” ujar Ketua Yayasa ICI, Nilam Sari Lawira, saat memberikan sambutannya di hadapan ribuan jamaah zikir akbar.

Lanjut Nilam, banyak amalan-amalan yang ditinggalkan Mangge Rante yang dapat dijadikan pedoman hidup. Bagaimana Mangge Rante mengajarkan tentang patuh terhadap guru, bekerja keras dan banyak lainnya.

Pantauan Metrosulawesi di lokasi gelaran zikir akbar, penjelasan sosok Mangge Rante oleh Nilam Sari Lawira membuat jamaah terlihat mengagumi perjuangan Mangge Rante. Begitu mulia alim ulama menyebarluaskan agama Islam di Bumi Tadulako.

Dengan segala sepak terjang Mangge Rante dan tokoh-tokoh lainnnya yang berjasa bagi daerah ini, semakin menambah kekhusyuan jamaah mengikuti zikir akbar. Pasalnya, informasi tentang sosok Mangge Rante sebagian besar dijelaskan dalam kegiatan itu.

Tidak heran bila kemudian zikir akbar yang dipimpin Syekh Fikri Bin Thorik Alkatsiri berlangsung dengan penuh kekhusyuan, derai air mata jamaah terlihat membasahi sebagian besar wajah para jamaah.

“Mari kita doakan semoga perjuangan kita menjadikan para tokoh ini menjadi pahlawan nasional dijabah oleh Allah SWT,” ajak Syekh Fikri di tengah lantunan suara zikir jamaah.

Seluruh pelataran masjid bahkan jalan raya sesak dipenuhi jamaah, tidak ada suara lain yang terdengar selain lantunan zikir.

Bukan hanya Syekh Fikri yang memimpin zikir saat itu, Ustadz Djawasir sebelumnya juga memimpin zikir di sesi pertama. Ulama kondang pimpinan Majelis Dzikir Nur Muhammad ini juga mengajak masyarakat Banawa agar meneguhkan hati dan memperjuangkan alim ulama tanah Kaili menjadi pahlawan nasional, sebagai bentuk pengakuan negara atas perjuangan mereka.

Amatan wartawan media ini, dari dua sesi zikir akbar yang dipimpin Ustadz Djawasir serta Syekh Fikri berlangsung dengan hikmat dan khusyu. Bahkan Kapolres Donggala yang hadir dalam acara itu juga terlihat khusyu menjalankannya.  


Editor: Udin Salim