Thursday, 23 November, 2017 - 08:09

Warga Keluhkan Arus Lalu Lintas Kawasan Pasar Inpres Manonda

Aktifitas di Pasar Inpres Manonda

Palu, Metrosulawesi.com – Semrawutnya jalan di kawasan pasar Inpres Manonda, hingga kini belum terpecahkan. Solusi Dinas Perhubungan Kota Palu yang digadang-gadang sebagai pengurai kepadatan arus lalu lintas di kawasan tersebut belum terlaksana.

“Semrawutnya setiap hari, jadi agak kesulitan masyarakat melintasi jalan menuju Pasar Inpres, karena semua jalan banyak dilintasi angkutan desa,” ujar salah seorang pengendara Suyono (42).

Solusi yang dijanjikan, sampai saat belum dipenuhi, terbukti empat jalan di kawasan Pasar Inpres Palu masih dijadikan lahan parkir Angkutan Desa (Angdes) dan Angkutan Kota (Angkot). 

Suyono mengatakan seharusnya pihak terkait memikirkan solusi terkait hal tersebut, terutama lahan parkir angdes dan PKL di badan jalan yang masih memicu terjadinya kemacetan.

“Harusnya arus kenderaan diurai atau dilakukan pembersihan dan pangawasan. Tak boleh ada Angdes dan Angkot karena mereka hanya menurunkan penumpang saja, sedangkan angdes sampai berjam-jam menunggu penumpang yang dari berbagai kecamatan lain,” paparnya.

Semrautnya arus lalin setiap hari terjadi. Bahkan tak jarang memakan waktu berjam-jam. Apalagi dengan kondisi jalan yang rusak, menyebabkan rawan kecelakaan lalulintas.

“Sejumlah PKL mengusulkan penertiban itu dilakukan, agar warga dan PKL bisa nyaman, tidak dengan kondisi seperti ini,” kata Suyono.


Editor : M Yusuf BJ

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.