Tuesday, 26 September, 2017 - 06:25

Warga Malaysia Dituntut 12 Tahun Penjara

Alimuddin Bin Moh Ajay alias Abang saat menjalani persidangan beberapa waktu lalu. (Foto : Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa Alimuddin Bin Moh Ajay alias Abang dengan hukuman pidana selama 12 tahun penjara, dan denda senilai Rp 1.500.000.000 subsidair 6 bulan kurungan.

Tuntutan itu dibacakan dalam sidang terbuka untuk umum di Pengadilan Negeri Palu pada Senin, 3 April 2017.

JPU, Made Sukerta dalam tuntutannya mengatakan, terdakwa Alimuddin Bin Moh Ajay alias Abang tidak terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana yang didakwakan dalam Pasal 114 ayat 2 Undang-Undang (UU) Nomor 35 tahun 2009 tentang pemberantasan tindak pidana narkotika. Sehingga terdakwa Alimuddin Bin Moh Ajay alias Abang dibebaskan dari dakwaan primair tersebut.

Namun terdakwa Alimuddin Bin Moh Ajay alias Abang terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana yang didakwakan dalam dakwaan subsidair Pasal 112 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang pemberantasan tindak pidana narkotika. Karena itu, terdakwa Alimuddin Bin Moh Ajay alias Abang dihukum dengan pidana penjara selama 12 tahun dan denda senilai Rp 1.500.000.000 subsidair 6 bulan kurungan.

Sebelum membacakan tuntutan terhadap Alimuddin Bin Moh Ajay alias Abang, Majelis Hakim Ketua, Hj Aisa Hi Mahmud  yang didampingi Dede Halim dan Agus masing-masing hakim anggota memberikan kesempatan kepada dua terdakwa lainnya dalam perkara yang sama untuk membacakan pledoinya. Kedua terdakwa adalah Zaki dan Kausyar yang telah dituntut sebelumnya oleh JPU.

Benyamin Sunjaya selaku Kuasa Hukum terdakwa Kausyar dan Zaki dalam nota pembelaan (pledoi-nya) mengatakan, terdakwa Kausyar tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana narkotika sebagaimana yang didakwakan dalam dakwaan subsidair.

Pasalnya, Kausyar hanyalah seorang sopir yang diminta tolong oleh terdakwa Zaki untuk menjemput terdakwa Alimuddin Bin Moh Ajay alias Abang. Fakta persidangan tidak menunjukan keterlibatan kliennya dalam proses transaksi narkotika dan atau tawar menawar soal tawar menawar barang haram tersebut dengan terdakwa Alimuddin Bin Moh Ajay alias Abang.

"Olehnya kami mohon kepada Majelis Hakim untuk membebaskan terdakwa dari segala tuntutan hukum," imbuhnya.

Diketahui, bahwa JPU menyebutkan terdakwa Kausyar terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana narkotika sebagaikana yang didakwakan dalam dakwaan subsidair Pasal 112 ayat 2 Jo pasal 132 ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Terdakwa Kausyar dituntut dengan pidana penjara selama 8 tahun dan denda senilai Rp 1,5 miliar subsidair 6 bulan kurungan. Sedangkan untuk terdakwa Zaki terbukti secara sah meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana yang didakwakan dalam dakwaan subsidair lesatu Pasal 112 ayat 2 Jo pasal 132 ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dan dakwaan kedua Pasal 112 ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Sehingga, terdakwa Zaki dituntut dengan pidana penjara selama 13 tahun penjara, dan denda senilai Rp 1,5 miliar subsidair 3 bulan kurungan.

Usai mendengar tuntutan terhadap terdakwa Alimuddin Bin Moh Ajay alias Abang, Majelis Hakim Ketua Hj Aisa Hi Mahmud memberikan kesempatan kepada terdakwa untuk menyiapkan nota pembelaan (pledoi) selama satu minggu.


Editor : Syamsu Rizal

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.