Saturday, 23 June, 2018 - 01:32

Warga Morowali Keluhkan Gas Elpiji Langka

LANGKA - Tabung gas elpiji 3 kilogram langka di Morowali dalam beberapa hari ini. (Foto: Murad Mangge/ Metrosulawesi)

Bungku, Metrosulawesi.com - Warga daerah Kota Bungku Kabupaten Morowali yang rata-rata menggunakan tabung gas elpiji untuk memasak beberapa hari terakhir kembali merasa kesulitannya untuk memperoleh tabung gas.

Sebagian warga kota karena sudah merasakan seringnya kelangkaan ada mulai berpikir-pikir mempertahankan menggunakan tabung gas yang sudah menjadi kebiasaan dan akan mencoba kembali menggunakan kompor minyak tanah maupun kayu bakar.

Mama Au mengaku bahwa kelangkaan tabung gas elpiji sudah sering kali terjadi dan warga akan merasakan waktunya dua sampai tiga hari untuk menunggu kemudian setelah itu barulah tabung gas sudah akan mulai banyak lagi dijual.

“Herannya juga saya karena setiap tempat penjualan harga tabung gas ini berbeda-beda. Saya juga pernah dengar di Kecamatan Bahodopi isi 3 Kg harganya sampai 50 ribu rupiah per tabung. Tapi,di kota Bungku harganya hanya Rp 30-32 ribu," ungkap mama Au ke Metrosulawesi, Jumat 9 Maret 2018.

Menurutnya perbedaan harga ini harus menjadi perhatian pemerintah terkait tapi selama ini kelihatanya belum dilakukan, padahal kalau saja diantisipasi tentunya perbedaan harga yang tidak rasional ini tak akan terjadi dan penjual tidak lagi sembarangan memutuskan harga.

"Saya pribadi kalau untuk masalah kelangkaan masih masuk diakal karena tentu saja ada sesuatu dan lain hal mengakibatkan terjadinya kelangkaan. Tapi harga yang berbeda-beda ini perlu menjadi catatan perhatian pemerintah terkait," ucap mama Au.

Pasokan tabung gas yang masuk dijual menyebar di daerah Kabupaten Morowali, para penjual di daerah ini memperoleh stoknya dari pemasok yang datang dari Provinsi Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.


Editor: Syamsu Rizal