Saturday, 25 November, 2017 - 11:52

Warga Parimo Khusyuk Mengucapkan Zikir

KHUSYUK BERZIKIR - Ustadz Firdaus Malie saat memimpin zikir akbar di Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Ahad 12 NOvember. (Foto : Eddy/ Metrosulawesi)

Mangge Rante dan Rusdy Toana Diusulkan Pahlawan Nasional

Parigi, Metrosulawesi.com – Zikir Akbar yang dilaksanakan di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) yang bertempat di Kelurahan Masigi Kecamatan Parigi, pada Ahad 12 November berlangsung hikmat dengan isak tangis jamaah zikir  yang dipandu oleh Ustadz Firdaus Malie.

Zikir akbar tersebut dilaksanakan oleh Yayasan Insan Cita Indonesia (ICI), Hj Nilam Sari Lawira yang merupakan ketua dan sekaligus Direktur Insan Cita Indonesia.

Kegiatan zikir akbar tersebut dilaksanakan untuk meminta dukungan masyarakat Sulawesi Tengah (Sulteng), khususnya masyarakat yang ada di Kabupaten Parimo tersebut, agar memberikan dukungan dua tokoh Sulteng yakni Pue Lasadindi (Mangge Rante) dan Rusdi Toana untuk gelar sebagai Pahlawan Nasional.

Menurut Nilam, bahwa dua tokoh tersebut merupakan orang yang sangat berjasa untuk Provensi Sulteng, maka sudah selayaknya dua tokoh tersebut dinobatkan menjadi pahlawan nasional.

“Saya sangat terharuh dengan jamaah zikir yang ada di Kabupaten Parimo yang begitu antusias untuk mengikuti zikir ini dengan khusyuk, dimana di Kabupaten Parimo ini adalah tanah kelahiran Ibu kandung saya, yang mana ibu saya dilahirkan di Desa Baliara Kecamatan Parigi Barat, sehingga saya merasa terharu dan senang bisa melaksanakan zikir akbar di Parimo,” ucap Nilam dalam sambutan singkatnya.

Sementara Ketua Zikir Indonesia, Muhamad J Wartabone mengatakan, bahwa dengan kehadiran ribuan jamaah zikir di Kabupaten Parimo ini, dapat mendukung agar dua tokoh besar Sulteng ini, yakni Pue Lasadindi atau yang lebih dikenal Mangge Rante dan Rusdi Toana dapat dinobatkan sebagai pahlawan nasional.

“Dengan Doa dari ribuan jamaah zikir akbar yang ada di Kabupaten Parimo ini dapat dikabulkan oleh Allah SWT, agar kedua Tokoh tersebut sebagai pahlawan nasional, karena di Sulteng ini banyak sebenarnya yang harus disebut pahlawanan nasional, seperti yang ada di Parimo ini Raja Tombolotutu, dan masih banyak lagi yang di daerah Sulteng ini yang harus dinobatkan sebagai pahlawan nasional akan tetapi Pue Lasadindi-lah yang hampir semua terlibat dengan perang yang ada di Sulteng ini seperti perang yang di Tojo, perang Parigi, perang Palu dan perang Sigi,” ungkap Wartawabone.

Muhamad J Wartabone berharap, agar Pue Lasadindi atau yang kita kenal dengan Mangge Rante dapat disebut sebagai pahlawan nasional, karena untuk wilayah Sulawesi ini hanya Sulteng ini belum ada pahlawan nasional.

Dalam pelaksanaan zikir akbar tersebut yang dilaksanakan oleh Yayasan Insan Cita Indonesia, juga ada pemilihan jamaah zikir akbar untuk umroh gratis. Dimana di Kabupaten Parimo ada satu warga yang mendapatkan keberuntungan umroh gratis tersebut yakni Farida warga Kelurahan Kampal Kecamatan Parigi.


Editor : Udin Salim

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.

Berita Terkait