Tuesday, 19 June, 2018 - 07:05

Warga Serbu Penukaran Uang di Masjid Agung

TUKARKAN UANG - Petugas Bank melayani masyarakat yang menukarkan uangnya di loket penukaran uang bersama di area Masjid Agung Darussalam Palu, Rabu 6 Juni 2018. (Foto: Tahmil Burhanudin/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Masyarakat Kota Palu berbondong-bondong mengunjungi stan penukaran uang di Masjid Agung Darussalam Palu, Rabu 6 Juni 2018. Sedikitnya, tercatat hampir 800-an orang menukarkan uangnya hingga pukul 13.00 Wita kemarin. Sementara petugas masih terus melayani penukaran hingga pukul 14.00.

Penukaran uang tersebut dilakukan secara bersamaan oleh perbankan di Kota Palu yang diinisiasi oleh Bank Indonesia (BI) perwakilan Sulawesi Tengah. Masyarakat sudah ramai mendatangi stan sejak dibuka mulai pukul 8.30 Wita oleh Kepala BI Sulawesi Tengah.

“Menjelang Lebaran Bank Indonesia bersama industri perbankan melakukan penukaran uang bersama secara serentak di Indoensia, jadi di seluruh daerah juga dilaksanakan penukaran uang bersama,” ungkap Kepala BI perwakilan Sulawesi Tengah Miyono, Rabu 6 Juni 2018.

Penukaran uang yang digelar di area Masjid terbesar di Kota Palu itu pun disambut antusias warga. Meski tidak sampai terjadi antrean panjang dan padat, namun masyarakat terus berdatangan hingga waktu penukaran usai.

Sebagian besar, masyarakat menukarkan uang baru pecahan yang lebih kecil, seperti pecahan Rp2.000 dan Rp5.000. Semua pecahan uang rupiah yang disiapkan oleh pihak perbankan merupakan uang rupiah emisi terbaru (2016).

Menurut Kepala BI, kebutuhan uang kartal masyarakat menjelang Lebaran memang selalu meningkat, khususnya bagi mereka yang hendak melakukan mudik Lebaran.

“Tidak hanya di Jawa, di Sulawesi juga banyak yang mudik, artinya kebutuhan uangnya juga banyak,” ujarnya.

Dia bilang, hal ini tentu patut disyukuri, karena selama ini belum pernah dilakukan kegiatan penukaran uang secara serentak dan bersama seluruh industri perbankan. Kegiatan yang dilaksanakan atas kerja sama dengan Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) itu diikuti 19 bank. Setidaknya ada lima unit mobil kas keliling, serta belasan loket untuk penukaran uang siap melayani masyarakat di sana.

Dia berharap masyarakat bisa memanfaatkan kesempatan tersebut. Penukaran uang masih akan berlangsung hingga hari ini mulai pukul 9.00 hingga pukul 14.00 Wita di lokasi yang sama.

“Selama ini penukaran uang masyarakat kami layani dengan kas keliling BI, kami tiap hari muter di Kota ini, kadang-kadang ke pasar tradisional, pertokoan, kadang-kadang ke pusat perbelanjaan seperti itu. Tapi dengan kegiatan ini juga untuk memperdekat masyarakat dengan perbankan,” sebutnya.

Tahun ini BI perwakilan Sulawesi Tengah menyiapkan Rp1,7 triliun untuk kebutuhan uang kartal masyarakat. Dana itu sebagian sudah didrop ke sejumlah daerah melalui kas titipan dan kas keliling.


Editor: Udin Salim

Tags: