Sunday, 23 July, 2017 - 18:43

Warga Sigi Dipanah OTK

ILUSTRASI - Anak busur yang berhasil diamankan oleh kepolisian. (Foto : Dok Metrosulawesi/ Eddy)

Sigi, Metrosulawesi.com - Gufran (34 tahun), dipanah oleh seseorang yang tak dikenal (OTK) sekitar pukul 01.00 Wita, Senin 19 Desember 2016 dini hari, di Desa Bobo. Akibatnya, warga Desa Bakubakulu Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah tersebut terluka di dada kanannya.

Gufran sempat dibawa ke Puskesmas Palolo untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun, karena belum tersedia alat operasi untuk mengeluarkan anak panah yang menancap di dadanya, ia pun dirujuk ke RS Bhayangkara Palu.

Saat dimintai keterangan, Anggota Kodim 1306/Donggala yang bertugas di kabupaten Sigi, Syahron menjelaskan, pada saat itu korban bersama temannya baru saja kembali dari Desa Bunga dengan mengendarai sepeda motor. Akan tetapi, karena masih menunggu temannya yang lainnya, mereka pun mampir di sebuah bengkel, tepatnya di Bengkel Elias.

Saat menunggu, tiba-tiba saja sebuah anak panah dari arah sebuah lorong Sarapi Desa Bobo diluncurkan oleh OTK dan mengenai dada Gufran.

Warga yang mengetahui peristiwa tersebut langsung menolong Gufran, dan melarikannya ke Puskesmas Palolo untuk mendapatkan pertolongan.

“Korban kami larikan ke Puskesmas Palolo. Ternyata alat untuk mengeluarkan anak busur itu belum ada di Puskesmas Palolo. Korban kemudian dirujuk ke RS Bhayangkara Palu,” jelas Syahron melalui ponselnya, 19 Desember 2016.

Kepolisian Sektor (Polsek) Palolo yang mengetahui kejadian tersebut langsung meluncur ke lokasi dan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), untuk mengetahui motif pembusuran.

Sementara itu Kapolres Sigi AKBP Agung Kurniawan SIK saat dikonfirmasi melalui ponselnya Selasa 20 Desember 2016, terkait kejadian pembusuran tersebut mengatakan, bahwa benar telah terjadi kasus pembusuran di  Desa Bobo, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, dan hingga saat ini petugas masih melakukan penyidikan terkait kejadian tersebut.

“Anggota di Polsek Palolo sudah melakukan olah TKP dan masih melakukan penyidikan terkait pembusuran tersebut,” jelasnya.

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.