Sunday, 22 October, 2017 - 17:56

Warga Sukarela Serahkan Lima Burung Rangkong

ILUSTRASI - Burung Rangkong Sulawesi. (Foto : kutilang.or.id)

Palu, Metrosulawesi.com - Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tengah menerima lima ekor rangkong Sulawesi (rhyticeros cassidix) dari warga Donggala yang telah memeliharanya selama tiga bulan.

Selain itu, BKSDA Sulawesi Tengah juga menerima satu ekor burung kaka tua dari KP3 Pantoloan.

Serah terima rangkong Sulawesi dan burung kaka tua tersebut dilaksanakan pada Senin (1/6) di Kantor BKSDA Sulawesi Tengah, Jalan Muh Yamin, Palu Selatan.

Kepala BKSDA Sulawesi Tengah, Syihabuddin mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada warga yang mempunyai kepedulian terhadap satwa endemik.

Sehingga, diharapkan kepada masyarakat Sulawesi Tengah tidak boleh menangkap atau membunuh satwa yang dilindungi.

“Karena kalau sudah jinak tidak bisa lagi dilepaskan ke alam. Tetapi akan dibawa ke lembaga konservasi di Jawa Timur. Apabila menemukan maka harus dilepaskan kembali ke alamnya atau diserahkan ke BKSDA,” katanya.

Ia juga berterimakasih kepada KP3 Pantoloan yang berhasil menggagalkan penyelundupan si jambul kuning atau kaka tua.

Sebelumnya, BKSDA Sulawesi Tengah juga menerima burung Nuri Sulawesi dari masyarakat dan kura-kura gunung khas Sulawesi Tengah.

"Ke depan akan digencarkan lagi sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan satwa endemik, agar masyarakat mengetahui apa saja jenis satwa yang dilindungi,"katanya.

Sementara itu, warga yang menyerahkan rangkong sulawesi, Miswati kepada Metrosulawesi mengatakan, dirinya sangat menyayangi burung-burung. Sehingga, pada saat ada warga yang menangkap rangkong ini di Sindue sekitar satu tahun lalu, dirinya minta untuk memeliharanya.

Setelah mengetahui bahwa rangkong adalah salah satu burung atau satwa yang dilindungi, kemudian diserahkan ke BKSDA.

"Saya serahkan lima ekor rangkong sulawesi ini tanpa ada intimidasi dari berbagai pihak dan suka rela menyerahkannya," katanya.


Editor : Syamsu Rizal

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.