Thursday, 23 November, 2017 - 18:59

Warga Touna Gagalkan Illegal Logging

Kayu bantalan hasil illegal logging yang digagalkan warda Desa Sabo, Touna. (Foto : Ist)

Ampana, Metrosulawesi.com - Puluhan warga Desa Sabo, Kecamatan Ampana Tete, Tojo Una Una berhasil menggagalkan pengiriman kayu dalam bentuk LOG oleh PT. Touna Raya Coconut (TRC) yang di tampung di salah satu Tempat Penampungan Kayu (TPK) dibagian Timur Desa Sabo.

Pantauan media ini dilokasi kejadian, warga yang turun kali ini terlihat cukup banyak terdiri daripada tokoh masyarakat, pemuda desa, bahkan ibu ibu dan anak juga ikut dengan mengendarai motor.

Sebelumya warga tidak mengira kalau ada TPK baru yang digunakan oleh PT.TRC untuk menampung kayu siap kirim, karena sebelumnya mereka telah memblokir TPK sebelumnya beberapa hari yang lalu.

Dilokasi TPK  warga menemukan di TKP dua buah truk tronton 12 roda, warna hijau sedang melakukan aktifitas muatan,  satu truk tronton pengangkut kayu dari hutan serta hampir 30 batang kayu LOG.

Kepala BPD Sabo Basri menjelaskan, puluhan warga Sabo dalam melakukan penggebrekan nyaris bentrok dengan petugas kepolisian, yang sebelumnya sudah berada dilokasi kejadian saat kayu-kayu tersebut akan diangkut dengan menggunakan dua buah truk tronton.

"Semua kayu tersebut warga ancam jangan di muat,  karena belum ada kesepakatan antara kepala desa yang terkesan tertutup kepada masyarakat desa disini, atas beroperasinya perusahaan kelapa dalam, yang ternyata kami lihat hanya beroperasi kayu saja,"  jelasnya, Minggu 26 Maret 2017.

Dilokasi kejadian   Kapolsek Ampana Tete Triyanto bersama anggota Polsek Ampana Kota, berupaya  mengamankan warga yang turun kelokasi,  sebagian warga mengancam dan menyuruh sopir truk tronton untuk segera meninggalkan lokasi.

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.