Tuesday, 19 June, 2018 - 07:06

Waspadai Jasa Gadai Bodong Jelang Lebaran

INDUSTRI JASA KEUANGAN - Kepala OJK Sulawesi Tengah Syukri A Yunus (depan, keenam dari kiri) bersama Deputy Bisnis Pegadaian Area Palu Agus Tokhid (ketujuh dari kiri) foto bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FK-IJK) usai buka puasa bersama, Selasa 5 Juni 2018. (Foto: Tahmil Burhanudin/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tengah Syukri A Yunus meminta masyarakat agar waspada terhadap jasa gadai bodong jelang Lebaran. Di saat Ramadan, transaksi di jasa gadai biasanya akan meningkat khususnya menjelang Lebaran. Sehingga masyarakat yang hendak menggadaikan barangnya diminta agar waspada terhadap jasa gadai swasta bodong.

Ramadan memang memberikan keuntungan tersendiri bagi usaha jasa gadai. Sebab, jelang Ramadan masyarakat kerap menggadaikan barang-barangnya. Selain untuk memenuhi biaya Lebaran, jasa gadai juga dimanfaatkan sebagai lokasi penitipan selama masa mudik.

Meskipun di Sulawesi Tengah, khususnya di Kota Palu belum ditemukan adanya jasa gadai swasta bodong, namun masyarakat diharap tetap waspada agar tidak jadi korban.

“Kalau di Palu memang jasa Pegadaian (jasa gadai) itu masih aman. Ya, tapi tetap harus waspada,” kata Syukri, Selasa 5 Juni 2018.

Jasa gadai bodong yang dimaksud adalah jasa gadai yang beroperasi tanpa Ijin OJK sesuai ketentuan Peraturan OJK Nomor 31/2016 atau Jasa gadai Ilegal yang berpotensi dapat merugikan masyarakat.

“Selain soal jasa gadai bodong, yang perlu diwaspadai saat ini itu soal investasi bodong yang lagi marak,” katanya.

Deputy Bisnis Pegadaian Area Palu Agus Tokhid juga memberikan imbauan serupa.

“Saya selaku Pimpinan Pegadaian Area Palu sekaligus sebagai Sekjen Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FK-IJK) Sulteng mengimbau agar masyarakat lebih waspada dan lebih berhati-hati menggunakan jasa gadai bodong/tanpa ijin resmi OJK ini. Karena ada potensi risiko bagi nasabah yang tidak dilindungi Undang-undang apabila ada wanprestasi dari jasa gadai tersebut,” ujar Agus Tokhid saat ditanyai hal serupa.

Kata dia, masyarakat juga diimbau untuk mencari Informasi ke OJK terkait legalitas Jasa gadai tersebut sebelum memutuskan untuk melakukan transaksi. Jelang lebaran ini Pemerintah melalui PT Pegadaian  selaku BUMN sudah mengantisipasi dengan  menyiapkan layanan kredit cepat, mudah dan murah untuk berbagai kebutuhan masyarakat jelang Lebaran nanti.

“Bahkan saat ini PT Pegadaian menyediakan layanan kredit tanpa bunga untuk kebutuhan masyarakat dengan besaran pinjaman hingga Rp500 ribu. Dan jelang lebaran ini Pegadaian juga menyediakan layanan Jasa titipan barang berharga bagi masyarakat yang ingin mudik agar barangnya tetap aman dan bisa mudik dengan tenang,” Jelas Agus Tokhid.

Kemudahan-kemudahan layanan ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat di seluruh outlet Pegadaian agar masyarakat tidak perlu terjerat pada Jasa rentenir dan Jasa Gadai bodong.