Friday, 20 July, 2018 - 16:57

Wawali: Itu Karena Tidak Dapat Proyek

Wawali Palu, Sigit Purnomo Said. (Foto: M Yusuf Bj/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Wakil Walikota Palu, Sigit Purnomo Said kembali menanggapi pernyataan Eks Ketua Deklarator SPS yang menyatakan program Pemerintah Kota Palu tidak pro rakyat. Menurutnya, pernyataan tersebut keluar karena yang bersangkutan tidak mendapatkan proyek.

“Ketika yang bersangkutan tidak dapat proyek, semua yang kita (Pemkot Palu) lakukan dimatanya adalah salah. Waktu dapat dia puji kita. Saya kita yang bersangkutan harus mengakui prestasi-prestasi Pemerintah Kota Palu,” tegasnya.

“Terakhir kita mendapatkan penghargaan sebagai Kota dengan Perencanaan Daerah Terbaik se Indonesia, kita nomor satu, yang diserahkan oleh Presiden RI, Joko Widodo kepada Walikota Palu, Hidayat M.Si. Walikota Palu mempresentasikan itu, kenapa Kota Palu bisa meraih juara 1 perencanaan terbaik,” jelasnya.
   
Kata Wawali Sigit hal itu diraih oleh Pemkot Palu karena kinerjanya yang benar.

“Kami tidak akan mennyombongkan diri dengan berbagai penghargaan itu. Tapi itu juga merupakan suatu bukti bahwa Pemkot Palu kerja benar. Berkaitan dengan tata kelola keuangan, kemarin BPK Sulteng juga memberikan predikat kepada Pemkot Palu Wajar Tanpa Pengecualian,” jelasnya.

Wawali Sigit mengungkapkan pihaknya menyusun program dan anggaran tidak seperti anak TK yang sedang bermain.

“Kami tidak asal coret, tidak asal memasukan usulan, semua sudah diatur, dan ada pendampingan. Kalau kita dikatakan tidak pro rakyat, kebijakannya menguntungkan pihak-pihak tertentu, berarti Walikota Palu dan Wakil Walikota Palu tidak Pancasila,” tegasnya.

Wawali Sigit mengatakan, yang mengukur sejauh mana kinerja pegawai Pemerintah Kota Palu ada yang namanya Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi.

“Yang mengukur tata kelola keuangan, ada yang namanya BPK. Yang mengukur sejauh mana pelayanan publik, ada lembaga yang namanya Ombudsman,” katanya.

“Jadi tidak baik jika setiap masyarakat berbicara sendiri tanpa dasar yang jelas. Beda, ketika kemudian yang melakukan penilaian pemerintahan kami adalah oorang yang ahli dibidangnya,” jelasnya.

Wawali Sigit menegaskan pihaknya tidak bangga pujian, namun berkatalah yang benar sesuai fakta yang ada.

“Indonesia Berbicara Baik, mari Sulawesi Tengah Berbicara Baik, mari Kota Palu Berbicara Baik,” katanya. 

Diketahui sebelumnya, bekas tim sukses Hidayat - Sigit Purnomo Said yang pada Pemilihan Wali Kota Palu lalu dikenal dengan nama Dasi Ungu, yaitu tim delapan dan lima Sigit Purnomo Said (SPS) menyatakan tak lagi mendukung keduanya jika kembali maju dalam pemilihan Wali Kota Palu selanjutnya .

Eks Ketua Deklarator SPS  Roy Elisa Semakul dalam siaran pers yang dikirim ke sejumlah wartawan di Kota Palu mengaku kecewa dan menyatakan tidak lagi mendukung duet Hidayat - Sigit hingga akhir periode tahun 2021. Keputusan itu didasari atas kesepakatan seluruh komponen SPS dan seluruh unsur tim sukses SPS.