Thursday, 21 June, 2018 - 18:16

Wisatawan Finlandia Tertarik Burung Endemik Sulteng

PENYAMBUTAN - Salah satu wisatawan Finlandia disambut Sekretaris Pariwisata Sulteng Darmoli, Jumat, 16 Februari 2018. (Foto: Moh Fadel/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Sebanyak 12 wisatawan mancanegara dari Finlandia mengunjungi Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah. Kunjungan para turis tersebut untuk melihat kawasan alam,  khususnya burung-burung endemik yang unik di Sulteng.

“Kenjungan dari para wisatawan ini merupakan kunjungan khusus, mereka ini lebih fokus melihat alam dan melihat burung-burung serta keindahan alam lainya. Karena ada juga turis biasanya datang ingin melihat pulau-pulau dan lainya, tetapi mereka ini tujuannya ingin melihat alam,” kata Plt Kepala Dinas Pariwisata Sulteng Bunga Elim Somba, pada pekan lalu, Jumat, 16 Februari 2018.

Kata Elim, di Finlandia karakter alamnya sangat indah, sehingga para turis ini ingin membandingkan alam yang ada di Sulteng.

“Mungkin mereka tidak pernah lihat suasana alam di Finlandia, tetapi mereka melihatnya ada di Sulteng,” ujarnya. 

Elim Somba mengatakan di Sulteng kaya dengan burung endemik, karena sebelumnya sudah di promosikan bahwa di Sulteng sangat unik flora dan faunanya.
 
“Pertemuan antara binatang Asia dan Australia itu di Sulteng, sehingga binatang-binatang itu gabung contohnya Kanguru, di Sulteng ada kanguru yang mirip, begitupun burung-burungnya di wilayah Sulteng pertemuanya. Jadi unik, maka dari itu banyak masyarakat datang ke Sulteng, untuk melihat fauna dan flora, karena kami merupakan pertemuan antara benua Asia dan Australia,” katanya.

Elim berharap, setelah para turis Finlandia mengunjungi di Sulteng, mereka bisa promosikan kepada sejumlah temannya sehingga makin banyak mereka yang akan datang.

“Provinsi Sulteng juga telah memasukan Pariwisata itu sebagai industri, semua akan dikelola dengan baik, semuanya akan tersangkut paut, mulai dari kesenian dan budayanya, cindera mata hingga travel-travel. Olehnya, kami bersyukur ada travel-travel yang membantu agen perjalanan kita, karena promosi itu mahal 60 persen biayanya dari pada mendatangkan para wisatawan,” katanya.

Sementara Sekretaris Dinas Pariwisata Sulteng Darmoli mengungkapkan rombongan wisatawan Finlandia ini akan mengunjugi Taman Nasional Lore Lindu (TNLL), setelah ini mereka melanjutkan kunjungan ke Pulau Halmahera.

“Perlu diketahui TNLL ini terbentuk dari pegembangan tiga kawasan konservasi yakni, suaka marga satwa lore kalamanta, hutan wisata dan hutan lindung,  bahkan badan dunia UNESCO menetapkan biosfir dunia dan secara keseluruhan curah hujan di TNLL bervariasi, mereka juga akan mengunjungi lembah  Napu untuk melihat patung megalitik, yang usianya ribuan tahun seperti patung palindo dan patung kalamba,” tambahnya.

Kata dia, kedatangan para turis Finlandia ini merupakan kerjasama antara travel Vacation Indonesia Tours (VIT) dengan Dinas Pariwisata Sulteng, kunjungan para turis tersebut selama 12 hari.

Para turis disambut dengan baik oleh Dinas Pariwisata Sulteng, sehingga mereka disuguhi beberapa penampilan musik tradisional dan khas tarian dari Sulteng salah satunya adalah tarian penyambutan yakni tarian Raego.  


Editor: Udin Salim