Wednesday, 20 June, 2018 - 16:57

Wisolo Resmi Jadi Desa Toga

DI WISOLO - Bupati Sigi Irwan Lapatta didampingi Kepala Dinkes dr Sofyan Mailili saat menghadiri peresmian Desa Wisolo sebagai desa Toga di Sigi. (Foto: Humas Pemkab Sigi)

Sigi, Metrosulawesi.com - Pemkab Sigi mendeklarasikan Desa Wisolo, Kecamatan Dolo Selatan, sebagai desa pemanfaatan tanaman obat keluarga (Toga) di Sigi. Kegiatan itu sekaligus dirangkaikan dengan melakukan klinik berjalan yang dipusatkan di desa Wisolo itu, belum lama ini.

Deklarasi desa Toga itu dihadiri oleh Bupati Sigi, Mohamad Irwan Lapatta didampingi Kepala Dinkes, dr Sofyan Mailili, Kadis PMD, Anwar. Selain itu, camat Dolo Selatan,  kepala desa, dan tokoh masyarakat Wisolo turut hadir pada kegiatan itu.

Bupati Sigi Irwan Lapatta, mengatakan pertemuan kali ini dalam rangka meresmikan Desa Wisolo sebagai desa Toga, dan launcing klinik berjalan Sigi. Adapun tujuan dari kegiatan ini, kata dia lagi tidak lain demi meningkatkan pembangunan kesehatan di Sigi.

“Kami sedang mewujudkan program Indonesia sehat, termasuk Sigi. Dimana penduduk Sigi harus mampu menjangkau pelayanan kesehatan yang bermutu, adil, dan merata,” ungkapnya.

Dia menambahkan, demi mewujudkan program Indonesia sehat itu, maka dilakukan berbagai upaya pembangunan kesehatan. Salah satunya berupa pelayanan kesehatan tradisional, seperti ramuan dan keterampilan dalam tumbuh kembang balita, kesehatan ibu hamil, nifas, dan pemanfaatan pijat kesegaran tubuh.

“Dengan pelayanan kesehatan tradisional dari masyarakat ini, semoga dapat mengatasi gangguan kesehatan secara mandiri, baik pribadi dan keluarga melalui pemanfaatan tanaman obat-obatan di Wisolo,” terangnya.

Menurutnya, pemanfaatan pekarangan rumah juga dapat dikembangkan untuk menanam jenis Hortikultura yang bernilai ekonomi tinggi. Hal ini, menurutnya lagi ketika dikembangkan dapat menjadi alternatif meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.

“Oleh karena itu diperlukan kerja sama yang baik dari tingkat kecamatan sampai desa, serta para petugas kesehatan yang ada di puskesmas,” pungkasnya.


Editor: Syamsu Rizal