Monday, 26 June, 2017 - 08:21

WNA Malaysia Divonis 11 Tahun Penjara

SIDANG - Terdakwa Alimuddin Bin Moh Ajay alias Abang didampingi advokat Rio dan Benyamin Sunjaya pada persidangan di Pengadilan Negeri Palu, Kamis 19 Januari 2017 lalu. (Foto : Dok Metrosulawesi/ Agustinus Salut)

Palu, Metrosulawesi.com - Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia, Alimuddin Bin Moh Ajay alias Abang divonis dengan pidana penjara selama 11 tahun dan denda senilai Rp 1 miliar subsidair 3 bulan kurungan. Putusan itu dibacakan dalam sidang terbuka untuk umum di Pengadilan Negeri Palu, Senin, 17 April 2017.

Majelis Hakim Ketua, Hj Aisa Hi Mahmud yang didampingi oleh Dede Halim dan Ernawati Anwar masing-masing hakim anggota dalam putusannya mengatakan, terdakwa Alimuddin Bin Moh Ajay alias Abang terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana narkotika sebagaimana yang didakwakan dalam dakwaan subsidair Pasal 114 ayat 2 Undang-Undang (UU) Nomor 35 tahun 2009 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Narkotika.

Terdakwa Alimuddin Bin Moh Ajay alias Abang divonis dengan pidana penjara selama 11 tahun dan denda senilai Rp 1 miliar subsidair 3 bulan kurungan. Barang bukti dirampas dan dimusnahkan.

Putusan terhadap terdakwa Alimuddin Bin Moh Ajay alias Abang lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Bahwasannya, JPU menuntut terdakwa Alimuddin Bin Moh Ajay alias Abang dengan pidana penjara selama 12 tahun dan denda senilai Rp 1.500.000 subsidair 6 bulan kurungan.

Selain menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa Alimuddin Bin Moh Ajay alias Abang, Majelis Hakim juga menjatuhkan putusan kepada dua terdakwa lainnya, yakni terdakwa Zaki dan Kausyar.

Dalam putusannya, terdakwa Kausyar terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana narkotika. Sehingga, terdakwa Kausyar divonis dengan pidana penjara selama 5 tahun penjara dan denda senilai Rp 1 miliar subsidair 3 bulan kurungan.

Kausyar divonis demikian sesuai dengan kapasitasnya dalam perkara ini, yakni mencoba mengikut serta melakukan tindak pidana narkotika. Putusan itu lebih rendah dari tuntutan JPU yang menuntut terdakwa Kausyar dengan pidana penjara selama 8 tahun.

Terdakwa Zaki divonis dengan pidana penjara selama 12 tahun dan denda senilai Rp 1.500.000 subsidair 3 bulan kurungan. Putusan ini lebih rendah dari tuntutan JPU yang menuntut terdakwa Zaki dengan pidana penjara selama 13 tahun. Terhadap putusan itu, baik para terdakwa maupun JPU menyatakan pikir-pikir.
 

Editor : Syamsu Rizal

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.